Share

Kenali 2 Periode Penularan Cacar Monyet, Biasanya Terjadi Selama 5 Hari

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2022 12:35 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto: Reuters)

VIRUS Cacar monyet atau monkeypox memang belum terdeteksi di Indonesia. Meski demikian negara tetangga, Singapura, mencatatkan adanya infeksi Cacar Monyet baru-baru ini.

Oleh karena itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH menyampaikan agar tetap waspada dan memahami waktu transisi penularan cacar monyet hingga gejalanya. Syahril menerangkan bahwa ada dua jenis transisi penularan dari cacar monyet ini yaitu dari hewan ke manusia dan manusia ke manusia.

Pada hewan ke manusia, dia mengatakan agar tidak menyentuh binatang/hewan yang sedang luka, apalagi sedang cacar. Hal itu juga berlaku pada manusia ke manusia, karena penularan bisa melalui cairan tubuh atau darah dan luka (lesi).

Syahril menjelaskan bahwa ada dua priode dalam penularan cacar monyet ini, yang masa inkubasinya yaitu 5 sampai 13 hari atau 5 sampai 21 hari. Periode pertama, masa invasi (kuman/virus masuk, bisa juga menginfeksi) terjadi selama 5 hari.

Gejalanya:

-Demam tinggi

-Sakit kepala berat

-Adanya benjolan (limfadenopati) di leher, di kaki atau diselangkangan.

Lebih lanjut, periode kedua yaitu masa erupsi (reaksi tubuh) selama 1 sampai 3 hari, yang 95 persen ada ruam.

Gejalanya:

-Demam

-Adanya ruam di kulit dan wajah

-Ruam di telapak tangan, kaki dan selangkangan

"Perlu disampaikan kepada masyarakat bahwa monkeypox tumbuh sendiri, penyakit ini akan sembuh sendiri. Hingga sampai saat ini belum dilaporkan ada kematian dari kasus saat, sehingga kita tetap tenang dan waspada, ini juga sangat menular," jelas dr Syahril, dikutip Sabtu (25/6/2022).

(mrt)