Share

Dari 143 Pasien BA.4 dn BA.5, Cuma 1 yang Alami Gejala Sedang

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 24 Juni 2022 17:12 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Freepik)

ANGKA Covid-19 di Indonesia memang mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir ini. Tapi, dari angka Covid-19 yang menjadi concern adalah kenaikan kasus akibat varian BA.4 dan BA.5.

Kementerian Kesehatan mencatat ada 143 kasus baru dari varian BA.4 dan BA.5 yang sudah dilaporkan terdeteksi di Indonesia. Kebanyakan dari pasien mengalami gejala ringan bahkan tidak bergejala sama sekali.

"Pada kasus BA.4 dan BA.5, kebanyakan kasusnya itu bergejala ringan bahkan tanpa gejala. Kebanyakan dari mereka juga hanya perlu menjalani pengobatan di rumah," terang Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, saat konferensi pers virtual, Jumat (24/6/2022).

Meski kebanyakan bergejala ringan, tapi Jubir Syahril mengumumkan ada 1 pasien dengan gejala sedang, yakni sesak napas dan membutuhkan penanganan rumah sakit. "Satu pasien yang bergejala sedang itu tapinya sudah mendapat penanganan di rumah sakit dan dikabarkan sudah selesai isolasi dan dinyatakan sembuh," paparnya.

Bicara soal infeksi BA.4 dan BA.5, menurut data Kemenkes, ada perbedaan yang tak terlalu jauh antara pasien infeksi BA.4 dengan BA.5.

Gejala BA.4:

1. Batuk (30%)

2. Demam (25%)

3. Polek (19%)

4. Nyeri tenggorokan (14%)

5. Sakit kepala (6%)

6. Mual muntah (3%)

7. Sesak napas (2%)

8. Anosmia (1%)

Gejala BA.5:

1. Batuk (38%)

2. Demam (29%)

3. Nyeri tenggorokan (24%)

4. Pilek dan flu (9%)

Sementara itu, Dokter Spesialis Paru dr Erlina Burhan, Sp.P menjelaskan, pasien BA.4 dan BA.5 kebanyakan tidak bergejala. Mereka yang menerima penanganan serius di rumah sakit hanya 2 persen dari total kasus yaitu 57 kasus.

Pasien BA.4 dan BA.5 yang dirawat di rumah sakit pun mendapat penanganan yang optimal, karena obat-obatan kini sudah tersedia dengan cukup baik. Artinya, pasien tidak perlu khawatir tidak ada obat untuk infeksi akibat BA.4 dan BA.5.

Pasalnya, farmakologis atau obat-obatan yang dipakai untuk menangani pasien BA.4 dan BA.5 tidak berbeda jauh dengan penanganan infeksi Delta. Mereka yang dirawat di rumah sakit, kata dr Erlina, dipastikan pasien BA.4 dan BA.5 yang kondisinya dikategorikan sedang.

Sementara itu, pasien bergejala ringan atau bahkan tidak bergejala cukup isolasi mandiri di rumah bisa sembuh. Menurutnya, sebagian besar kasus itu bisa ditangani dengan isolasi mandiri di rumah. Karena itu, dia pun mengimbau masyrakat tidak takut untuk memeriksakan diri.

1
2