Share

Sarwendah Dioperasi karena Sering Migrain, Ini 5 Penyebab yang Bisa Bikin Makin Parah!

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Sabtu 18 Juni 2022 16:38 WIB
$detail['images_title']
Sarwendah (Foto: Youtube The Onsu)

SARWENDAH dikabarkan harus menjalani operasi setelah dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, tidak diketahui secara pasti apa penyakit yang menyebabkan istri Ruben Onsu itu harus menjalani operasi.

Penyakitnya dikabarkan masih berhubungan dengan migrain yang satu tahun belakangan ini sempat ia alami. Lantas, apa penyebab migrain bisa sampai parah hingga mantan personil Cherrybelle itu harus dioperasi?

Penyebab paling mendasar dari migrain itu sendiri memang belum diketahui. Namun, ada beberapa faktor, baik lingkungan maupun gaya hidup, yang dapat memicu kambuhnya serangan migrain. Melansir Cleveland Clinic, Sabtu (18/6/2022), berikut paparan penyebab munculnya migrain.

1. Stres emosional: Jadi salah satu pemicu paling umum dari sakit kepala migrain. Ketika stres, bahan kimia tertentu di otak dilepaskan untuk memerangi situasi. Pelepasan bahan kimia ini dapat menyebabkan migrain. Emosi lain seperti kecemasan, kekhawatiran, dan kegembiraan juga dapat meningkatkan ketegangan otot dan melebarkan pembuluh darah. Hal itu bisa membuat migrain seseorang menjadi lebih parah.

2. Ada perubahan hormon pada wanita: Kadar hormon yang cenderung fluktuatif pada wanita, terlebih estrogen ternyata memiliki keterkaitan erat dengan migrain. Beberapa wanita mengaku terserang migrain ketika kadar hormon estrogen mengalami penurunan, seperti sebelum atau saat haid, hamil, atau menopause. Perubahan hormon juga bisa disebabkan oleh pil KB dan terapi penggantian hormon. Migrain umumnya akan semakin parah di antara pubertas dan menopause, karena fluktuasi estrogen ini umumnya tidak terjadi pada gadis muda dan wanita pasca menopause.

3. Melewatkan makan: Kebiasaan tidak baik yang dilakukan banyak orang ini juga bisa memicu sakit kepala migrain menjadi lebih parah. Umumnya, melewatkan sarapan bisa menjadi pemicu migrain pada pagi menjelang siang hari, sedangkan terlambat makan pada siang hari bisa memicu serangan pada sore hari. Namun, jika pengidapnya melewatkan makan pada malam hari, migrain bisa muncul saat bangun pagi keesokan harinya.

4. Penggunaan obat tertentu: Mengonsumsi obat tertentu juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab sering terserang migrain. Misalnya obat tidur, pil kontrasepsi, obat vasodilator seperti nitrogliserin, hingga kokain dan ganja. Oleh karena itu, jika serangan migrain muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter. Di samping itu, penggunaan obat sakit kepala migrain yang berlebihan pun bisa menyebabkan serangan migrain lebih sering terjadi loh! Jadi, sebaiknya gunakan obat-obatan ini sesuai dosis dan ketentuan yang dokter berikan ya.

 BACA JUGA:Augie Fantinus Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Usus Buntu, Kenali 8 Gejalanya!

BACA JUGA:Ayu Ting Ting Sempat Sakit saat Umrah, Begini Bahaya Kebanyakan Minum Soda

5. Terlalu lama menatap layar komputer atau ponsel: Bekerja di depan komputer terlalu lama atau sering bermain ponsel bisa menjadi penyebab migrain. Ini diduga karena paparan cahaya atau lampu kedap-kedip dari layar ponsel dan komputer. Selain itu, postur tubuh yang salah saat bekerja di depan komputer atau menggunakan ponsel juga bisa menjadi penyebabnya.

Sebagai tambahan informasi, selain lima hal di atas, serangan migrain juga bisa dipicu oleh perubahan kondisi cuaca, kelelahan akibat bekerja terlalu keras, diet, kurang minum air putih, perubahan pola tidur, suara keras, paparan asap, parfum atau bau lainnya, hingga obat-obatan yang menyebabkan pembuluh darah membengkak.

Namun perlu diingat, faktor pemicu setiap penderita migrain bisa saja berbeda-beda di tiap orang. Agar bisa mengenali dan mencegah serangan migrain, kita bisa membuat catatan atau daftar tertulis mengenai faktor pemicu, termasuk gejala, durasi, waktu terjadinya, apa yang sedang dilakukan, dan kondisi lingkungan selama serangan berlangsung.

1
3