Share

Cegah Penyakit Kronis, Orang Tua Wajib Batasi Asupan 2 Jenis Makanan Ini Pada Anak

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 19 Juni 2022 08:00 WIB
$detail['images_title']
Anak makan kentang goreng (Foto: Freepik)

MENJAGA kesehatan anak jadi salah satu tanggung jawab besar bagi setiap orang tua. Orang tua mana sih yang menginginkan anaknya jatuh sakit? Apalagi sampai terkena penyakit berbahaya atau kronis.

Dalam memelihara kesehatan anak agar terhindar dari penyakit berbahaya atau kronis, salah satu upaya yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan membatasi asupan makanan manis dan makanan mengandung minyak untuk anak.

Disarankan Spesialis Gizi Klinis, dr. Cindiawaty Pudjiadi, Sp.GK, kedua jenis makanan seperti ini sangat perlu dibatasi asupannya, sebab keduanya mampu mengantarkan anak ke penyakit kronis.

"Tentunya kita harus membatasi ya asupan makanan ke arah yang gula, makanan lemak jenuh, seperti gorengan atau berminyak. Dengan begitu paling tidak dapat mencegah anak untuk tidak mengidap penyakit-penyakit kronis," kata dr. Cindiawaty Pudjiadi, Sp.GK dalam acara Talk Show Kiddygenme dan Primegenme, belum lama ini.

Ia mengisahkan, selama menjadi dokter, dirinya kerap mendapati pasien banyak yang datang lebih banyak mengalami berat badan berlebih (obesitas) atau hipertensi. Setelah dilihat dari tes genetik, anak-anak bisa memiliki risiko penyakit diabetes.

"Kalau saya kebanyakan yang datang obesitas atau kelebihan berat badan, kedua hipertensi karena konsumsi garam berlebihan. Kadang-kadang anak-anak setelah dicek genetik bahwa punya risiko diabet," lanjutnya.

Oleh karenanya, dr. Cindi menyarankan agar para orang tua melakukan pemeriksaan tes genetik pada anak. Tujuannya agar bisa mengetahui pola makan yang tepat buat anak. Bukan hanya itu, bagi orang dewasa pun juga bisa melakukan tes genetik, agar pola bisa tepat disesuaikan kebutuhan tubuh masing-masing.

"Maka kenapa alangkah baiknya dicek lebih dini, sejak kecil agar bisa diketahui potensi mengalami penyakit apa. Hati-hati ya orang tua kalau anaknya potensi diabetes," pungkas dr. Cindi.

BACA JUGA:Apakah Penyakit Hepatitis Akut Berat Disebabkan Adenovirus-41?

BACA JUGA: GERD dan Maag Bisa Disembuhkan, Bukan Penyakit Seumur Hidup!

1
2