Share

Diabetes Mengintai Anak-Anak, Dokter: Jangan Percaya dengan Anggapan Anak Makin Gendut Semakin Lucu

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 19 Juni 2022 05:03 WIB
$detail['images_title']
Diabetes mengintai anak-anak (Foto: Koloknet)

SAAT ini penyakit diabetes tak hanya menyerang orang dewasa, Bahkan anak-anak pun ada yang terkena diabetes.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrinologi, Metabolisme, dan Diabetes, Dr. dr. Wismandari Wisnu, SpPD-KEMD, menemukan bahwa kasus Diabetes Melitus Tipe 2 juga diidap anak-anak.

 diabetes

"Dulu, Diabetes adalah penyakit yang banyak dialami mereka para sesepuh, tapi sekarang Diabetes sudah menyerang anak SD," paparnya.

Salah satu penyebab meluasnya kelompok penderita Diabetes ini adalah pola hidup dan pemahaman yang keliru. Ya, banyak orangtua beranggapan bahwa anak-anak yang gemuk itu lebih baik dibandingkan kurus atau bertubuh ideal.

Hal ini membuat tren obesitas pada anak-anak meningkat dan menyebabkan mereka masuk dalam kelompok berisiko Diabetes.

"Populasi kita sekarang arahnya ke obesitas. Kalau sudah obesitas, gejala lain bisa muncul seperti gula naik, tensi naik, dan ini mudah membuat mereka mengalami Diabetes," papar dr Wisma.

"Kalau sudah begini, kelompok anak-anak yang obesitas pun menjadi berisiko tinggi mengalami masalah kardiovaskular di usia yang masih kecil," tambahnya.

Seperti yang dijelaskan di awal, konsep pemikiran orangtua yang menganggap anak-anak gendut lebih baik dibandingkan bertubuh ideal membawa kesesatan yang berarti pada risiko kesehatan si anak. Padahal, kata dr Wisma, konsep berpikir seperti ini harus dibenahi bahkan dihilangkan.

"Masih ada orangtua yang nganggep bayi gendut itu lucu, harusnya jangan mikir kayak gini. Kalau belajar soal risiko kesehatan, para orangtua harusnya mikir enggak lucu lagi punya anak yang gendut," ungkap dr Wisma.

 BACA JUGA:Hati-Hati, Polusi Udara Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Loh

Jadi, ia menambahkan, "Jangan dibiasakan percaya dengan anggapan makin gendut makin lucu, padahal itu salah besar dan seharusnya orangtua tidak melakukan itu ke anaknya," sambungnya.

Masalah Diabetes di Indonesia sendiri sampai saat ini belum cukup terkendali dengan baik. Menurut data IDF Atlas 2019, pada 2019, Indonesia menduduki posisi 10 besar negara dengan penderita Diabetes terbanyak di dunia, tepatnya ada di posisi 7 dengan jumlah 10,7 juta pasien.

"Jika penanganannya tidak maksimal atau tidak ada perbaikan, maka pada 2030, posisi Indonesia masih ada di 7 besar dunia dengan pasien Diabetes terbanyak. Prediksi angka kasusnya ada di 13,7 juta pasien. Karena itu, upaya preventif maupun meningkatkan layanan pengobatan untuk pasien Diabetes harus lebih baik lagi kedepannya," papar dr Wisma.

Dengan ditemukannya kasus Diabetes Tipe 2 pada anak-anak pun menjadi 'warning' bagi semua orang untuk mulai memperbaiki gaya hidup dan mengubah pola pikir yang keliru, salah satunya tidak menganggap anak gemuk itu lebih baik karena lucu.

"Ubah pola hidup menjadi lebih baik sedini mungkin untuk menurunkan risiko Diabetes, mengingat kasus kesehatan ini sudah menyerang anak-anak juga sekarang," tambahnya.

1
2