Share

Heboh Kasus Wanita Simpan 7 Janin, Ini 4 Bahaya Aborsi Ilegal

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 19:25 WIB
$detail['images_title']
Bahaya aborsi ilegal (Foto: istockphoto)

HEBOH kasus wanita di Makassar menyimpan 7 jasad janin yang ia aborsi bersama kekasihnya. Ini menunjukkan adanya praktek aborsi ilegal yang sangat membahayakan.

Jika berani melakukan aborsi ilegal, tentu ada sejumlah bahaya atau risiko yang bisa saja dialami oleh wanita hamil tersebut. Berikut bahaya melakukan aborsi ilegal dikutip Okezone dari laman Boldsky

 bahaya aborsi

1. Pembengkakan di payudara

Ini adalah salah satu perubahan paling umum yang sebagian besar wanita rasakan secara signifikan setelah penghentian kehamilan mereka. Adanya perubahan hormon yang merangsang perkembangan jaringan payudara.

Ketika seorang wanita melakukan aborsi, dalam waktu berminggu-minggu tubuhnya kembali ke keadaan normal, payudara mungkin tetap lunak dan bengkak. Itu semua pasti dirasakan oleh wanita hamil.

 BACA JUGA:Kasus Aborsi 7 Janin di Makassar, Polisi Lakukan Uji DNA Buru Tersangka Baru

2. Nyeri Payudara

Aborsi ilegal juga mengakibatkan komplikasi jangka panjang yang berbahaya. Seperti halnya merusak lapisan rahim yang berkaitan dengan kesuburan.

Bahkan, bila seorang wanita hamil sudah memiliki riwayat kanker, setelah melakukan aborsi ilegal juga dikaitkan dengan risiko kanker payudara.

3. Kanker serviks

Wanita yang pernah melakukan aborsi berrisiko 2,3 kali lebih tinggi terkena kanker serviks daripada perempuan yang tidak pernah aborsi. Padahal kanker serviks merupakan penyakit yang berbahaya dan mengerikan.

4. Kematian

Teknik aborsi yang salah dapat berisiko mengancam nyawa seorang ibu. Apalagi, kalau dilakukan pada kondisi kehamilan trimester kedua dan ketiga.

1
2