Share

Ayu Ting Ting Sempat Sakit saat Umrah, Begini Bahaya Kebanyakan Minum Soda

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 15:33 WIB
$detail['images_title']
Ayu Ting Ting. (Foto: Instagram)

PEMERINTAH Arab Saudi memang telah mengizinkan ibadan haji dan umrah ke Tanah Suci, setelah meredanya kasus Covid-19. Banyak selebriti pun mulai umrah dan berangkat haji ke Tanah Suci, salah satunya adalah Pedangdut Ayu Ting Ting.

Tapi nasib sial nampak menghampiri pelantun lagu Alamat Palsu ini. Pasalnya, saat melakukan ibadan umrah bersama anaknya, dia sempat jatuh sakit di Tanah Suci.

Biduan asal Depok Jawa Barat itu pung mengisahkan, kala itu cuaca di Makkah suhunya sangat panah, alhasil untuk menghilangkan rasa hausnya, dia pun minum soda. Sayangnya, soda yang dia konsumsi nampaknya terlalu banyak.

"Karena di sana panas banget suhunya. Saya biasanya berangkat umrah di akhir tahun yang cuacanya adem. Kemarin panas banget," ujar Ayu Ting Ting dikutip dari kanal YouTube MOP Channel.

"Nyampe kan haus banget. Saya inget, saya minum soda sambil makan sama Bilqis. Haus saja. Tiba-tiba dari situ sakit," jelas Ayu Ting Ting.

Ayu Ting Ting

(Ayu Ting Ting/Instagram)

Sejak itu, dia merasa gejala muntah-muntah hingga pusing. Memang, minuman soda bisa menjadi sumber kalori, gula, atau pemanis buatan. Tapi Jika asupannya berlebihan bisa berdampak buruk pada tubuh.

Lantas, apa saja bahaya yang bisa muncul akibat berlebihan minum soda? Berikut ulasan seperti dikutip dari Livestrong.

Peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke

Sebuah meta-analisis Mei 2014 dalam Aterosclerosis menemukan, satu porsi harian soda atau minuman manis lainnya dikaitkan dengan peningkatan 16 persen penyakit jantung. Soda biasa dan soda diet juga dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, menurut sebuah studi dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada Mei 2012.

Membahayakan usus

Efek konsumsi harian soda pada kesehatan usus sebenarnya dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada kebaikan. “Soda baik yang biasa maupun yang untuk diet berdampak negatif pada usus,” kata praktisi pengobatan yang berbasis di New York City, Anya Rosen, RD, CPT.

Risiko diabetes meningkat

Soda, seperti minuman manis lainnya, dapat menyebabkan lonjakan gula darah setelah Anda meminumnya. Ketika gula darah melonjak, insulin dilepaskan ke dalam aliran darah untuk membawa gula itu ke dalam sel untuk energi atau penyimpanan.

Sebuah studi pada Mei 2018 di Current Developments in Nutrition menyimpulkan, soda dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes.

Kesehatan hati bisa terganggu

Organ hati terlibat langsung dengan metabolisme gula dari soda. Pemanis utama dalam soda yakni sirup jagung fruktosa tinggi meningkatkan produksi lemak di hati.

Hal ini berarti minum soda setiap hari dapat meningkatkan jumlah lemak yang diproduksi di hati, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kondisi penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD) atau disebut perlemakan hati.

Berat badan bisa bertambah

Soda termasuk sumber kalori dan gula ekstra dalam makanan. Saat Anda minum soda setiap hari, kalori ekstra ini bisa meningkatkan berat badan. Menurut USDA, sekaleng cola 16 ons menyediakan 207 kalori, 1,2 gram lemak, 51 gram karbohidrat dan 49 gram gula.

Menurunkan atau mempertahankan berat badan bisa lebih mudah jika Anda tidak minum soda setiap hari.

1
2