Share

Waspada! Varian BA.4 dan BA.5 Sudah Mulai Menyerang Anak-Anak

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 14:19 WIB
$detail['images_title']
Anak pakai masker (Foto: Freepik)

KEMENTERIAN Kesehatan RI melaporkan kini angka kasus varian BA.4 dan BA.5 di Indonesia sudah mencapai hingga 20 kasus.

Subvarian baru ini, nyatanya tidak hanya menyerang orang dewasa, tapi juga sudah mulai menyerang anak-anak. Seperti disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH. Kasus positif pada anak-anak ini, termasuk dalam totalan 20 kasus tersebut.

"Dari 20 orang ini, tiga orang yang anak-anak. Itu di atas 5-12 tahun 3 orang, lainnya sudah masuk dewas,” tutur dr. Syahril, dalam acara Awas, Omicron Kembali Mengintai Indonesia, dikutip dari kanal YouTube FMB9ID_IKP, Kamis (16/6/2022)

Total 20 orang pasien positif terinfeksi varian BA.4 dan BA.5 ini, diketahui ada yang sudah menerima vaksin Covid-19 ketiga (booster) dan ada juga yang belum, alias baru menerima vaksin primer dua dosis.

“Semuanya sudah vaksinasi ya. Ada yang sudah booster ada yang belum," tambah dr.Syahril

 

(Foto: Tangkapan layar YouTube FMB9ID_IKP)

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagian besar pasien diketahui hanya mengalami gejala ringan, namun satu orang pasien disebut dr. Syahril, yakni perempuan berusia 20 tahun yang merupakan kasus lokal di Jakarta, sempat mengalami sesak napas.

“Rata-rata bergejala ringan, kecuali satu orang umur 20 tahun perempuan di Jakarta, memang ada keluhan sesak napas sehingga dia dikategorikan masuk kategori sedang. Alhamdulillah hari ini sudah dipulangkan dan sudah sembuh," lanjutnya.

Untungnya, seluruh pasien saat ini sudah dinyatakan sembuh.

“Tapi semuanya saat ini semua pasien sudah selesai isolasi mandiri dan sudah dinyatakan sembuh," tutup dr. Syahril.

Sebagai informasi, meski sudah mulai menyerang anak-anak. Kemenkes menyebut, pembelajaran tatap muka (PTM) masih akan tetap berlangsung sesuai jadwal. Syahril mengatakan belum ada aturan baru, terkait PTM tetap dilanjutkan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Dengan anak-anak yang perlu diedukasi dan dilatih bagaimana langkah pencegahannya.

BACA JUGA:Kemenkes: Varian BA.4 dan BA.5 Capai 20 Kasus, Satu Orang Sempat Sesak Napas

BACA JUGA:Sekolah Tatap Muka Tetap Lanjut di Tengah Serangan BA.4 dan BA.5

1
2