Share

Sekolah Tatap Muka Tetap Lanjut di Tengah Serangan BA.4 dan BA.5

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 13:14 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Sekolah Tatap Muka. (Foto: Shutterstock)

KASUS positif Covid-19 di Indonesia memang mulai mengalami kenaikan meskipun masih terkendali. Apalagi, saat ini muncul varian baru BA.4 dan BA.5 yang diimpor dari luar negeri dan sudah mulai menjadi transmisi lokal.

Tapi, Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH mengatakan, meskipun muncul varian baru BA.4 dan BA.5 di Indonesia, pembelajaran tatap muka (PTM) masih akan tetap berlangsung sesuai jadwal.

Syahril mengatakan belum ada aturan baru, terkait PTM tetap dilanjutkan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Dengan tujuan murid dan guru atau pihak sekolah dikatakan, menjadi bagian dalam waspada Covid-19, di mana anak-anak perlu diedukasi dan dilatih bagaimana langkah pencegahannya.

"Kalau kebijakan baru belum ada, jadi masih tetap sama. PTM ini tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Jadi anak sekolah dan guru harus jadi bagian kewaspadaan ini, anak-anak juga perlu diedukasi dan dilatih pakai masker di dalam kelas, dan di luar ruang yang ada kerumunan untuk dianjurkan pakai masker," tutur Syahril, dalam Streaming YouTube FMB9ID_IKP, Kamis (16/6/2022)

Dia pun meminta pihak sekolah diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengawasi murid. Selain Covid-19, dia juga meminta pengawasan kesehatan untuk penyakit lain seperti Hepatitis akut hingga cacar monyet (monkeypox). Pasalnya, kedua penyakit ini juga bisa menular antar-manusia.

"Sehingga guru dan pihak sekolah terus mengawasi bukan hanya untuk pencegahan tapi juga pengetahuan umum untuk tetap juga mencuci tangan,dll guna menghindari infeksi bukan hanya penularan Covid-19,"jelasnya

"Saat ini juga ada penyakit lain, seperti hepatitis akut belum diketahui penyebarannya dan juga ada cacar monyet yang semuanya bisa menular dan harus ditingkatkan kewaspadaan dan pencegahan cara penularannya," imbuh Syahril.

(mrt)