Share

Nikita Willy Alami Depresi Pasca Melahirkan, Apa Saja Gejalanya?

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 06:32 WIB
$detail['images_title']
Nikita Willy (Foto : Instagram/@nikitawillyofficial94)

ARTIS cantik Nikita Willy memberikan pengakuan mengejutkan tentang kondisinya usai melahirkan dan menjadi ibu. Terlihat baik-baik saja, Nikita Willy mengaku mengalami depresi pasca melahirkan.

Hal tersebut terungkap ketika Nikita Willy melakukan sesi tanya jawab dengan follower Instagram-nya. Nikita mengakui diri mengalami depresi pasca melahirkan baby Izz. Perubahan yang dirasakannya adalah jadi lebih sensitif, mudah menangis, dan galau.

"Pasca melahirkan perubahan hormon, capek, kurang tidur buat kita lebih sensitif. Jadi pasti gampang nangis dan galau," tulis istri Indra Priawan itu.

Nikita Willy Depresi Pasca Melahirkan

(Nikita Willy, Foto: @nikitawillyofficial94/Instagram)

Depresi pasca melahirkan atau postpartum depression sendiri adalah bentuk depresi yang dapat muncul dalam rentang waktu sejak masa kehamilan hingga setahun setelah kelahiran anak, dikutip dari Klikdokter.

Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan keluhan pada wanita atau ibu yang bersalin. Namun ternyata kondisi bisa terjadi pada setiap orang tua, baik ibu maupun ayah, bahkan pada orang tua adopsi. Lantas, apa saja gejala depresi pasca melahirkan?

Nikita Willy

(Nikita Willy, Foto: @nikitawillyofficial94/Instagram)

Gejala postpartum depression tidak berbeda dengan gejala depresi pada umumnya. Hal yang membedakan biasanya adalah waktu kemunculannya (dapat ditemukan sejak kehamilan hingga setahun setelah melahirkan).

Gejala depresi dapat berupa munculnya mood depresi, mudah menangis, merasa tidak bahagia, sulit tidur, merasa lelah terus, gangguan nafsu makan, timbul pikiran untuk bunuh diri, dan pemikiran berulang mengenai kematian.

BACA JUGA : Nikita Willy Curhat Pengalaman Jadi Ibu, Postpartum Memang Berat!

Seseorang dengan postpartum depression dapat merasa sedih yang sangat berat, merasa sangat cemas, atau merasa putus asa.

BACA JUGA : Nikita Willy Blakblakan Soal Suka Duka Jadi Ibu Rumah Tangga

Ada beberapa gejala yang perlu mendapat perhatian khusus, yang bisa menandakan adanya postpartum depression, antara lain:

- Kehilangan minat pada hal-hal yang dulu digemari, termasuk berhubungan intim

- Makan jauh lebih banyak atau jauh lebih sedikit, dibandingkan pola makan biasanya

- Kecemasan, yang dirasakan setiap saat atau pada kebanyakan waktu, atau serangan panik

- Pemikiran yang menakutkan

- Merasa bersalah atau tidak berarti, sering menyalahkan diri sendiri

- Iritabilitas, mudah muncul kemarahan, atau sikap agitasi (curiga, menghasut orang lain) yang berlebihan

- Merasa sedih, menangis yang tidak terkontrol untuk jangka waktu yang lama

- Rasa takut tidak dapat menjadi ibu atau orang tua yang baik

- Rasa takut saat ditinggalkan sendiri dengan bayi

- Rasa menderita

- Ketidakmampuan untuk tidur, tidur berlebihan, atau kesulitan tidur

- Kehilangan rasa tertarik pada bayi, keluarga, dan teman

- Kesulitan berkonsentrasi, membuat keputusan, atau mengingat detil

- Pemikiran untuk melukai diri sendiri atau bayi

Jika gejala tersebut dialami terus-menerus selama dua minggu atau lebih, orang yang bersangkutan sebaiknya mendapatkan bantuan khusus dari tenaga kesehatan.

1
2