Share

Mengenal Depresi Pasca Melahirkan seperti Dialami Nikita Willy dan Penyebabnya

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 16 Juni 2022 05:34 WIB
$detail['images_title']
Nikita Willy (Foto : Instagram/@nikitawillyofficial94)

NIKITA Willy terlihat bahagia menjalani peran barunya sebagai seorang ibu. Namun, ternyata Nikita Willy sempat mengalami depresi pasca melahirkan atau disebut postpartum depression.

Hal tersebut terungkap ketika Nikita Willy melakukan sesi tanya jawab dengan follower Instagram-nya. Nikita mengakui diri mengalami depresi pasca melahirkan baby Izz. Perubahan yang dirasakannya adalah jadi lebih sensitif, mudah menangis, dan galau.

Nikita Willy Depresi Pasca Melahirkan

"Pasca melahirkan perubahan hormon, capek, kurang tidur buat kita lebih sensitif. Jadi pasti gampang nangis dan galau," tulis istri Indra Priawan itu.

Lantas, apa sebenarnya postpartum depression? Dikutip dari Klikdokter, Postpartum depression adalah bentuk depresi yang dapat muncul dalam rentang waktu sejak masa kehamilan hingga setahun setelah kelahiran anak. Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan keluhan pada wanita atau ibu yang bersalin. Namun ternyata kondisi bisa terjadi pada setiap orang tua, baik ibu maupun ayah, bahkan pada orang tua adopsi.

Nikita Willy Depresi Pasca Melahirkan

(Nikita Willy, Foto: @nikitawillyofficial94/Instagram)

Diperkirakan postpartum depression memengaruhi satu dari tujuh populasi wanita. Sering kali, keluhannya muncul dalam empat bulan pertama setelah melahirkan. Memiliki postpartum depression dapat memengaruhi kemampuan Anda merawat bayi atau diri Anda sendiri.

BACA JUGA : Nikita Willy Blakblakan Soal Suka Duka Jadi Ibu Rumah Tangga

BACA JUGA : Nikita Willy Curhat Pengalaman Jadi Ibu, Postpartum Memang Berat!

Penyebab depresi pasca melahirkan

Beberapa faktor risiko yang dapat memengaruhi kemunculan postpartum depression adalah sebagai berikut:

- Perubahan hormonal setelah melahirkan

- Riwayat adanya depresi atau kecemasan pada masa lalu

- Adanya riwayat keluarga depresi atau masalah mental lainnya

- Stres yang ditimbulkan akibat merawat bayi yang baru lahir dan perubahan gaya hidup

- Memiliki bayi yang lebih menantang, misalnya lebih sering menangis dibanding bayi lain, sulit ditenangkan saat menangis, bayi dengan pola makan dan tidur yang tidak teratur, dan sulit ditebak

- Memiliki bayi dengan kebutuhan khusus, misalnya lahir prematur atau mengalami gangguan tertentu

- Pertama kali menjadi orang tua, menjadi orang tua saat usia masih sangat muda, atau menjadi orang tua saat usia cenderung lebih tua

- Pemicu stres emosional lainnya, misalnya adanya masalah keluarga atau kematian anggota keluarga

- Masalah finansial atau pekerjaan

- Kekurangan dukungan sosial dari orang-orang dekat dan terisolasi secara sosial

Diagnosis depresi pasca melahirkan

Dokter dapat mengenali gejala depresi pada kasus postpartum depression lewat wawancara medis secara mendetail pada orang yang bersangkutan. Tidak ada pemeriksaan fisik khusus untun menetapkan diagnosis terhadap kondisi ini.

1
2