Share

Anak Shandy Aulia Sempat Demam Tinggi, Dokter: Tubuh Sedang Melawan Infeksi

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 15:02 WIB
$detail['images_title']
Anak Shandy Aulia sempat demam tinggi (FotoL inst)

ARTIS cantik Shandy Aulia dalam kanal YouTube-nya mengaku sangat panik saat suhu badan anaknya baby Claire naik turun hingga nyaris mencapai 40 derajat.

Akibatnya kondisi ini membuat Shandy dan sang suami ketakutan. Mereka pun segera membawa sang buah hati ke rumah sakit.

 anak shandy aulia

Guna mengetahui penyebab suhu badan tak stabil itu, Claire yang baru berusia dua tahun terpaksa menjalani tes darah. Hingga akhirnya hasil lab keluar dan sumber masalah Claire pun terungkap.

Sang dokter mengatakan, Claire yang dalam masa pertumbuhan ini diduga penasaran terhadap suatu barang hingga tak sengaja menjilatinya. Alhasil, kuman-kuman dari benda tersebut kerap bersarang dalam perutnya.

"Mungkin gak sengaja megang sesuatu lalu terjilat, masuk deh kumannya. Kemarin demamnya memang terlalu tinggi karena kumannya lagi banyak banget yang masuk. Tapi sekarang sudah dikasih obat, (panasnya) udah turun kan, sudah hilang," ujar sang dokter.

Nah, perlu diketahui demam pada anak menandai mekanisme pertahanan tubuh sedang melawan infeksi. Suhu tubuh kita diatur oleh hipotalamus yang berperan sebagai thermostat.

Saat hipotalamus mengetahui ada kuman-kuman yang masuk ke tubuh, secara otomatis thermostat akan menunjukkan angka lebih tinggi dari angka suhu tubuh normal. Misalnya pada kondisi normal suhu tubuh menunjukkan 37 derajat Celsius. Jika suhu anak melebihi suhu tersebut (misalnya 38 derajat Celsius sampai 40 derajat Celcius), maka anak dikatakan demam.

 BACA JUGA:Sedih, Anak Shandy Aulia Dilarikan ke Rumah Sakit

Berbagai penelitian mengatakan, demam adalah proses adaptasi penting dari tubuh untuk bertahan dari infeksi. Sementara, sebagian besar orang tua berpikir bahwa demam adalah penyakit yang harus diobati.

Sementara itu, Dokter Spesialis Anak dr Efrianty Nugroho menjelaskan, jika anak demam segera berikan cairan yang banyak, semisal ASI dan air putih. Ini dilakukan agar suhu tubuh anak kembali normal.

Demam yang terjadi pada anak-anak umumnya karena infeksi kuman, baik virus maupun bakteri. Demam yang terjadi pada anak-anak biasanya tak berbahaya dan tak menyebabkan kerusakan otak atau kerusakan fisik.

Lalu, kapan saat yang tepat membawa si kecil ke dokter?

Jika suhu tubuh anak amat tinggi, muntah, atau diare terus-menerus, mulut kering, demam yang naik-turun, serta rewel dan selalu menangis meskipun sudah dilakukan berbagai cara untuk menenangkannya, tidak nafsu makan, wajah pucat, lemas, kejang, kulit kemerahan, dan sulit bernapas, maka ini indikasi Anda harus segera membawa anak ke dokter.

1
2