Share

Indonesia Segera Mulai Vaksinasi Nasional Penyakit Mulut dan Kuku untuk Hewan Ternak

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 11:58 WIB
$detail['images_title']
Hewan sapi ternak (Foto: Freepik)

MERESPON permasalahan penyakit mulut dan kuku pada ternak yang tengah merebak saat ini. Pemerintah Indonesia akhirnya akan memulai program vaksinasi nasional untuk hewan ternak.

Rencana ini disampaikan langsung oleh Kementerian Pertanian RI, pada Senin 13 Juni lalu. Mengingat karena saat ini, jumlah ternak yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku melonjak menjadi lebih dari 151.000, seperti dikutip Reuters, Selasa (14/6/2022).

Juru Bicara Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri menyebutkan beberapa vaksin tiba pada hari Minggu dan sebanyak 800.000 dosis lagi akan segera menyusul. Sayangnya, Kuntoro tak menyebutkan berapa banyak vaksin yang sudah diterima Indonesia sejauh ini.

Terkait stok vaksin, direncanakan pemerintah akan membeli alias mengimpor sebanyak 3 juta dosis vaksin untuk penyakit dari produsen di Prancis, Australia, Brasil dan Selandia Baru. Kemungkinan bisa ditambah dengan vaksin buatan lokal, yang produksinya diharapkan rampung pada akhir Agustus mendatang.

BACA JUGA:Apakah Penyakit Kuku dan Mulut Serang Anjing atau Kucing?

BACA JUGA: Apakah Berbahaya Makan Daging Hewan yang Terinfeksi Penyakit Kuku dan Mulut?

Follow Berita Okezone di Google News

Masih dari keterangan Jubir Kementerian Pertanian, diketahui lebih lanjut pemerintah akan memprioritaskan hewan sehat yang berisiko tinggi tertular di sentra peternakan dan sapi yang dipelihara oleh peternak kecil dalam program vaksinasi nasional ini.

Sebagai informasi, sejauh ini kasus penyakit mulut dan kuku telah ditemukan di 18 dari 34 Provinsi, dengan jumlah ternak yang terinfeksi melonjak cepat, padahal pada Mei 2022 tercatat angka kasus kurang dari 20.000.

Penyakit mulut dan kuku ini sangat mudah menular dan menyebabkan luka dan kepincangan pada hewan seperti sapi, domba, kambing dan hewan berkuku lainnya, meski memang tidak menyerang manusia.

1
2