Share

Bagaimana Kondisi Covid-19 di Indonesia Dibandingkan Negara Lain? Begini Kata Menkes

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 13 Juni 2022 18:19 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Shutterstock)

PEMERINTAH memang belum menyatakan bahwa Indonesia sudah terlepas dari pandemi, meskipun sejumlah kebijakan memang sudah dilonggarkan, termasuk pemakaian masker. Belajar dari pengalaman masa lalu, memang angka Covid-19 dapat meningkat secara tiba-tiba jika kita lengah.

Terbukti, kini beberapa negara lain pun mengalami serangan varian BA.4 dan BA.5. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia menangani Covid-19 lebih baik dibandingkan negara-negara lain di dunia.

Hal tersebut dia jelaskan dengan melihat kondisi Indonesia saat ini masih baik. Bila melihat standarisasi atau indikator dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait transmisi level 1 kasus Covid-19.

"Masih relatif baik dibandingkan negara lain, karena seluruh indikator transmisinya WHO kita (di bawah)," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers terkait update PPKM, Senin (13/6/2022).

Sehubungan dengan indikator transmisi yang ditentukan WHO, antara lain:

1. Level 1 maksimal 20 kasus perminggu/1.000 Penduduk

2. Positivity rate 5% (Indonesia saat ini 1,36%)

3. Reproduction Rate di atas 1% (Indonesia masih di angka 1).

"Sehingga dari 3 kondisi transmisi, kondisi indonesia masih baik. Walaupun dengan demikian bapak presiden meminta untuk waspada," jelasnya.

Atas kondisi tersebut, Budi mengatakan jika Indonesia masih relatif aman hingga bisa menghidupkan kembali perekonomian. Menurutnya ekonomi pun sudah berangsur normal.

Untuk siap menghadapi gelombang varian baru BA.4 dan BA.5, Budi mengatakan masyarakat segera melakukan vaksinasi Covid-19 booster. Sebab kelebihannya, mampu memberikan antibodi lebih lama sekitar enam bulan ke depan pascavaksin.

"Jadi arahan beliau (Presiden Jokowi) adalah 1 vaksinasi booster ditingkatkan terus. semua negara sudah siap memasuki gelombang selanjutnya," ucap Budi.

1
2