Share

3 Kelas BPJS Kesehatan Bakal Dihapus, Menkes Budi: Sudah Direncanakan Sejak Awal

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 10 Juni 2022 13:15 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi (Foto: MPI/Kevi Laras)

PEMERINTAH segera eksekusi penghapusan pelayanan ruang rawat inap, kelas 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan di Indonesia.

Perencanaan penghapusan pelayanan ruang rawat inap, kelas 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan tersebut, disebut Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikit sebetulnya memang masuk sebagai rencana awal.

"Itu memang sudah direncanakan sejak awal,” ujar Menkes Budi, kala ditemui saat konferensi pers, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jumat (10/6/2022).

Terkait penghapusan pelayanan rawat inap sesuai kelas BPJS Kesehatan, dibenarkan oleh Ketua Komisi Kebijakan Umum, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Iene Muliati.

Ia menjelaskan semua pelayan rawat inap akan dijadikan satu kelas dengan standar yang sama. Bukan lagi melihat kategorisasi berdasarkan kelas, nantinya semua kamar inap di rumah sakit untuk peserta JKN disamaratakan fasilitasnya sesuai kriteria yang sudah disusun tersebut.

"Jadi kita tidak melihat apakah kelas 1,2,3, yang kita pegang itu kriteria,” ujar Iene dalam acara Market Review IDX Channel.

Dengan pemerataan ini, Iene menegaskan, sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirumuskan berdasarkan asas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Menyediakan kamar rawat inap sesuai dengan standar dari kriteria yang menjadi syarat.

“Jadi yang kita pegang itu kan ada 12 kriteria, seperti ventilasi, jarak antara tempat tidur, pencahayaan, adakah out put oxygen, lebar tempat tidur, dan lainnya, dari kriteria tersebut adalah kelas rawat inap standar," pungkasnya.

BACA JUGA:Menkes Budi: Omicron BA.4 dan BA.5 Sudah Ada di Indonesia

1
2