Share

Singapura Bersiap Hadapi Gelombang Omicron, Menkes: Kekebalan WNI Masih Kuat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 10 Juni 2022 12:29 WIB
$detail['images_title']
Singapura menghadapi gelombang omicron (Foto: Antara)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merespons upaya Singapura yang bersiap menghadapi gelombang baru Omicron pada Juli 2022 mendatang. Menurutnya kenaikan kasus Covid-19 di Singapura disebabkan oleh varian baru yakni BA.4 dan BA.5.

Meski ada ancaman BA.4 dan BA.5, Menkes Budi, yakin bahwa kekebalan kelompok di Indonesia masih kuat. Hal ini terlihat dari hasil sero survei dari Maret kemarin.

 Menkes

"Lagipula, penambahan kasus BA.4 dan BA.5 masih dalam taraf aman," tambahnya.

Sebelumnya, Singapura memperkirakan gelombang baru Omicron terjadi pada Juli 2022. Menurut Menkes Singapura, gelombang baru Omicron tersebut akibat dari terus menurunnya kadar antibodi masyarakat.

Meski demikian, pakar kesehatan meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan agar terhindari dari Covid-19.

 BACA JUGA: Singapura Bersiap Hadapi Gelombang Omicron, Menkes: Kenaikan Kasus Akibat Varian Baru!

Pakar Kesehatan Dr. Muhammad Fajri Adda’I, dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan meminta masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan jaga jarak, pakai masker, cuci tangan. Selain itu tetap melakukan vaksinasi Covid-19, dan vaksin booster.

(DRM)