Share

Gejalanya Mirip, Ini yang Bedakan Demam Berdarah dengan Kanker Darah

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 09 Juni 2022 11:35 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Anak Demam. (Foto: Shutterstock)

MUSIM pancaroba memang membuat genangan air di berbagai tempat. Seiring dengan itu, muncul juga penyakit musiman demam berdarah, lantaran genangan air merupakan tempat favorit nyamuk untuk bertelur.

Demam berdarah memang menjadi penyakit yang mematikan jika tidak segera ditangani. Tapi, siapa sangka ternyata gejala demam berdarah sangat mirip dengan gejala kanker darah.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi Dr. Nadia Ayu Mulansari SpPD, K-HOM bercerita, dirinya tidak jarang menangani para pasien yang sebelumnya pernah didiagnostik demam berdarah tiga hingga empat kali dalam satu tahun. Ketidakwajaran gejala tersebut, kata Nadia, seharusnya dapat lebih disadari.

“Padahal Hb-nya juga rendah, sedangkan kalau demam berdarah itu Hb-nya biasanya pasti tinggi. Jarang demam berdarah yang Hb-nya rendah,” jelas dia seperti dilansir dari Antara.

Sebagai spesialis hematologi, Nadia mengatakan biasanya pasien yang mengalami gejala tertentu mulanya akan memeriksakan diri ke dokter umum atau spesialis yang terkait dengan keluhan pada salah satu organnya. Jika dokter non-hematolog memiliki pemahaman terhadap gejala yang mengarah ke kanker darah, maka penanganan dapat lebih cepat.

“Tidak kami pungkiri masih banyak juga yang belum cukup waspada dengan hal ini. Karena nyeri sendi, jadi datangnya ke dokter saraf atau dokter tulang. Kadang-kadang sudah dioperasi baru ketahuan ada multiple myeloma (kanker yang menyerang plasmosit) misalnya,” kata Nadia.

Adapun gejala yang umum termasuk demam yang tidak dapat dijelaskan dan terjadi secara timbul-hilang, memar atau pendarahan yang tidak dapat dijelaskan, serta penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.

Gejala-gejala lainnya, walaupun tak selalu muncul, antara lain:

- Badan terasa lemas

- Kelelahan

- Nyeri pada tulang dan sendi

- Sesak nafas

- Ruam dan gatal-gatal

- Keringat malam

- Pembengkakan kelenjar getah bening, hati, dan limpa

- Pada beberapa kasus Hemoglobin (Hb) turun atau trombosit turun.

Kanker darah umumnya tak memperlihatkan gejala fisik yang kasat mata, misalnya tak muncul benjolan pada bagian tubuh, kecuali pada limfoma, seperti yang biasanya terjadi pada kanker payudara.

Kondisi tersebut, kata Nadia, berujung pada kesulitan diagnosis kanker darah yang kerap membutuhkan waktu lama hingga pada kasus tertentu terlambat untuk ditangani. Dia mengatakan, kata kunci untuk mengenali gejala kanker darah biasanya “unexplained”, kondisi tertentu yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya atau berada di luar kelaziman.

Oleh karena itu, apabila demam terjadi secara sering dan sudah lama serta penurunan berat badan yang penyebabnya tidak diketahui, ditambah keluhan-keluhan lain yang terkait kanker darah, Nadia menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan darah terlebih dahulu.

1
2