Share

Irfan Hakim Sakit Usai Ngemil Keripik Terpedas, Ini 3 Bahaya Makanan Pedas!

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 08 Juni 2022 18:00 WIB
$detail['images_title']
Irfan Hakim tepar usai makan keripik terpedas (Foto: Youtube Irfan Hakim)

RUPANYA artis ternama Irfan Hakim pernah dilarikan ke rumah sakit gara-gara ngeml keripik terpedas karena mengikuti sebuah challenge.

Bahkan dalam video di Youtube-nya, yakni YouTube DeHakims Story, Irfan tampak tepar dan lemas terkulai. Ia merasakan sakit seperti mual dan mulas. Ia juga merasa sangat lemas.

Berikut beberapa penyakit yang membahayakan diakibatkan terlalu banyak mengonsumsi makanan berbumbu pedas sebagaimana dilansir Boldsky.

 cabai

1. Gastritis

Gastritis terutama disebabkan karena iritasi lambung dan radang selaput perut. Hal ini terjadi karena perut tidak kuat lagi menerima asupan makanan pedas.

Gejala-gejala gastritis adalah gangguan pencernaan, sakit perut, cegukan dan bahkan black-out. Periksakan diri Anda ke dokter bila memiliki gejala-gejala tersebut.

Hindari makanan pedas jika Anda diketahui memiliki gastritis karena dapat memperburuk kondisi perut Anda. Asupan berlebihan dari rempah-rempah juga dapat menyebabkan demam ringan dan kehilangan nafsu makan.

2. Maag

Makanan pedas dapat menyebabkan ulkus lambung atau tukak lambung pada usus kecil. Hal ini disebut duodenum (ulkus duodenum).

Sejumlah ekstra rempah-rempah dalam makanan Anda juga dapat menyebabkan suatu borok di kerongkongan. Gejala-gejala ulkus lambung adalah sakit perut, mual dan muntah. Jadi, jika Anda memiliki salah satu gejala tersebut lebih baik Anda berkonsultasi dengan dokter.

Bahan kimia dalam makanan pedas mengiritasi ulkus dan dapat menyebabkan peradangan dan perdarahan. Hindari makanan pedas sama sekali jika Anda memiliki ulkus lambung dan masalah perut lainnya.

 BACA JUGA:Resep Cumi Judes, Pedasnya Menggoyang Lidah!

3. Perut nyeri

Rempah-rempah seperti cabai dapat menyebabkan nyeri pada perut jika terlalu banyak dikonsumsi. Apalagi cabai mengandung capsaicin, zat kimia yang menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Capcaisin bersifat cenderung berbahaya mengingat fungsi awalnya menjaga serangan hama, kutu, dan serangga di kebun. Hal ini juga menyebabkan masalah asam pada lambung yang kerap membuat nafsu makan menghilang.

(DRM)