Share

Meninggal, Ini Profil dr Lois Owien yang Terkenal Karena Tidak Percaya Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 08 Juni 2022 09:52 WIB
$detail['images_title']
dr Lois Owien (Foto: YouTube/ra135)

DOKTER atau dr Lois Owien dikabarkan meninggal dunia. Penyakit kanker serviks diketahui menjadi penyebab kematian dokter yang tidak percaya Covid-19 ini.

Menurut beberapa informasi yang beredar, dr Lois Owien meninggal di kediaman keluarga di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Dokter kontroversial ini meninggal pada Senin, 6 Juni 2022 sekitar pukul 12.00 WITA.

Nama dr Lois Owien sempat viral di media sosial dan media nasional karena pernyataan dirinya tak percaya Covid-19. Hal ini membuat resah masyarakat dan dianggap bertentangan dengan ajaran kedokteran selama ini.

dr lois owien

(Foto : YouTube/ra135)

Terlepas dari itu, MNC Portal coba merangkum beberapa informasi mengenai profil dr Lois Owien. Berikut selengkapnya:

1. Sekolah kedokteran di UKI

Dokter Lois merupakan lulusan dari jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) angkatan 2004. Ia diketahui melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan anti aging medicine di Malaysia.

BACA JUGA : dr Lois Owien Meninggal Dunia Sakit Kanker Serviks, Terkenal karena Tak Percaya Covid-19

2. STR dinonaktifkan sejak 2017

Dokter Tirta membongkar rahasia dr Lois, bahwa dokter kontroversial itu sudah tidak aktif sebagai dokter sejak Surat Tanda Registrasi (STR)-nya dinonaktifkan pada 2017. Dokter Lois juga diungkapkan tidak terdaftar di PB IDI.

3. Membuat gaduh masyarakat dengan tidak percaya Covid-19

Di pertengahan 2021, dr Lois muncul di media sosial menyatakan bahwa Covid-19 itu tidak nyata. Pernyataannya viral dan kemudian dr Lois diundang ke acara talkshow Hotman Paris di iNews TV. Dalam pernyataannya, dr Lois tak hanya menyangkal Covid-19, tapi juga menyalahkan para dokter atas penggunaan obat berlebihan yang menyebabkan pasien meninggal dunia.

4. Dipanggil IDI

Gegara aksinya tersebut, dr Lois dipanggil Majelis Kehormatan Etik Kedokteran IDI. IDI menilai, apa yang dilakukan dr Lois adalah penyelewengan etik, karena meresahkan banyak masyarakat. Pernyataan dr Lois dikategorikan sebagai hoaks tak bertanggung jawab.

5. Ditangkap polisi

Karena kejadian itu juga, dr Lois ditangkap polisi atas tuduhan penyebaran hoaks. Namun, pihak kepolisian membebaskan dr Lois dengan alasan dia menyanggupi untuk tidak melarikan diri dan mengakui kesalahannya.

1
2