Share

Kasus Cacar Monyet Meroket Jadi 780, Penyebab Didominasi Akibat Hubungan Intim

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 Juni 2022 12:34 WIB
$detail['images_title']
Virus cacar monyet (Foto: Reuters)

Badan Kesehatan Dunia (WHO) setidaknya sejauh ini telah mengidentifikasi 780 kasus cacar monyet di seluruh dunia.

WHO mengatakan, potensi penyakit ini terus mewabah di banyak negara bisa sangat besar di masa mendatang. Jika memang makin banyak kasus terjadi di negara non-endemik.

"Meskipun risiko terhadap kesehatan manusia masih terbilang rendah, tapi risiko kesehatan masyarakat dapat menjadi tinggi bila virus ini semakin banyak ditemukan di negara non endemik," kata WHO dalam keterangan resminya yang terbaru, dikutip MNC Portal dari Fox News, Senin (6/6/2022).

Inggris sebagai negara non endemik pertama yang melaporkan kasus cacar monyet pada 6 Mei, kini sudah melaporkan 207 kasus. Angka tersebut diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang.

Kemudian, Spanyol dan Portugal pun memiliki potensi peningkatan kasus cacar monyet karena hingga saat ini, dua negara itu sudah mengidentifikasi kasus cacar monyet masing-masing 156 dan 138 kasus.

BACA JUGA:Kemenkes Minta Masyarakat Waspada Cacar Monyet

BACA JUGA:Ahli Epidemiolog: Pria Homoseksual Rentan Terinfeksi Cacar Monyet

Follow Berita Okezone di Google News

Di sisi lain, dikutip dari Channel News Asia, WHO pun melaporkan bahwa sebagian besar kasus cacar monyet yang dilaporkan dari layanan kesehatan seksual, terutama melibatkan laki-laki seks dengan laki-laki (LSL).

"Kebanyakan kasus cacar monyet yang saat ini mewabah tidak menunjukkan gambaran klinis cacar pada umumnya, misal kemunculan pustula sebelum gejala demam keluar. Begitu juga lesi terbentuk sebelum demam muncul," jelas WHO.

Hingga sekarang tidak ada kasus kematian yang dilaporkan akibat cacar monyet terbaru di negara non endemik. Tapi memang dari negara endemik sudah ada yang melaporkan kasus kematian akibat cacar monyet.

Negara endemik tersebut adalah Kamerun, Republik Afrika Tengah, Kongo-Brazzaville, Republik Demokratik Kongo, Liberia, Nigeria, Sierra Leone, Gabon, dan Pantai Gading. Ghana pun masuk dalam negara endemik meski kasus cacar monyet ini hanya ditemukan di hewan.

1
2