Share

Dokter Reisa: Lengkapi Imunisasi Anak, Jangan Sampai Jadi Wabah Lagi

Kevi Laras, Jurnalis · Minggu 05 Juni 2022 12:34 WIB
$detail['images_title']
Dokter Reisa. (Foto: Instagram)

GUNA melindungi anak-anak dari penyakit berbahaya seperti Tuberkulosis hingga Hepatitis, orangtua memang disarankan memberikan perlindungan dengan cara imunisasi dasar.

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, imunisasi sudah bisa dilakukan sejak masih bayi hingga dewasa untuk memberikan perlindungan dari infeksi virus tertentu.

"Kita punya istilahnya PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi), sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi. Seperti Tuberkulosis, Campak, Rubela, Hepatitis B, Difteri, Polio, Miningitis, dan masih banyak lagi," ujar dr Reisa dalam siaran langsung di Instagram Kemenkes, Minggu (5/6/2022).

Dia menambahkan, saat ini sebanyak 1,7 Juta bayi di Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lantaran terhambat saat pandemi Covid-19. "Jadi ini sangat bahaya, sebab penyakit yang ada bisa menyebabkan kefatalan. Atau bisa menjadi wabah lagi," jelasnya

Imunisasi anak

Melansir dari Kementerian Kesehatan, berikut 14 imunisasi (vaksin) yang wajib dilakukan bagi anak, orangtua perlu pahami, antara lain;

1. Imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 0-11 bulan

-1 Bulan : BCG Polio 1, mencegah penularan tuberculosis dan polio

-2 Bulan : DPT-HB-Hib 1 Polio 2, mencegah polio, difteri, batuk rejan, retanus, hepatitis B, meningitis, & pneumonia

-3 Bulan : DPT-HB-Hib 2 Polio 3

-4 Bulan : DPT-HB-Hib 3 Polio 4

-9 Bulan : Campak, mencegah campak

2. Imunisasi lanjutan bayi usia 18-24 bulan

-Imunisasi DPT-HB-Hib 1 dosis, berfungsi untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis.

-Imunisasi campak rubella 1 dosis

3. Imunisasi lanjutan anak sekolah dasar pada program tahunan Bulan Imunisasi Nasional

-Imunisasi campak rubella dan DT pada anak kelas 1

-Imunisasi tethanus diphteria td pada anak kelas 2 dan kelas 5

4. Adapun penambahan 3 imunisasi adalah; vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV), vaksin Rotavirus, dan vaksin Human Papilloma Virus (HPV). Jika ditotal vaksin di atas menjadi 14 vaksin imunisasi rutin.

1
2