Share

Jaga Kesehatan Lansia, Menkes Kenalkan Aplikasi ASIK

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 04 Juni 2022 11:03 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Instagram @kemenkes_ri)

MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan betapa pentingnya kesehatan di masa lanjut usia. Ia pun mengajak para lansia mulai saat ini melakukan berbagai aktivitas bermanfaat, seperti olahraga hingga skrining kesehatan.

"Bapak/ibu harus menjaga supaya bapak/ibu tetap sehat. Tugas kami di Kementerian Kesehatan adalah memastikan bapak/ibu tahu bagaimana caranya untuk bisa hidup tetap sehat," kata Menkes Budi, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Sabtu (4/6/2022).

Baca juga: Terungkap! Di Balik 1 Porsi Nasi Padang Dapat Menyumbang 664 Kalori 

Ia melanjutkan, menjaga kesehatan bagi lansia bisa dilakukan melalui aktivitas fisik seperti berjalan kaki, senam, naik sepeda, dan lain sebagainya selama 30 menit, 5 hari dalam seminggu.

Selain aktivitas fisik, Menkes Budi juga menganjurkan lansia melakukan senam otak. Dia mengingatkan agar lansia melakukan screening kesehatan secara rutin untuk mempercepat diagnosis saat adanya potensi penyakit lebih berat, sehingga upaya pencegahan tetap dapat dilakukan.

Baca juga: 3 Bahan Rumahan untuk Hilangkan Bekas Gatal Menghitam di Kulit, Gampang Banget Pakainya! 

"Apabila indikasi penyakit berat bisa terdeteksi lebih dini, maka kita bisa lebih memastikan kesehatan kita ke depannya. Menjaga kesehatan jauh lebih baik dan lebih murah," ucap Menkes Budi.

Dalam momentum yang sama, ia meluncurkan juga Aplikasi Sehat Indonesiakui (ASIK). Aplikasi ini bermanfaat bagi petugas kesehatan untuk merekam hasil pemeriksaan kesehatan pasien.

Pencatatan hasil deteksi dini individual oleh tenaga kesehatan, kader posyandu/posbindu, caregiver melalui SehatIndonesiaKu (ASIK), dan secara mandiri (self-assessment) terkait status risiko melalui pengembangan tahap berikutnya dari PeduliLindungi atau saling terintegrasi.

"Kedua aplikasi ini akan saling terintegrasi nantinya. Aplikasi ASIK akan merekam hasil pemeriksaan kesehatan pasien, yang nantinya bisa diakses oleh pasien pada aplikasi peduli lindungi," jelasnya.

Baca juga: Viral Jualan Nasi Bakar, Melati Eks JKT48 Kebanjiran Pembeli 

ASIK merupakan pencatatan individu deteksi dini penyakit tidak menular secara digital, yang saat ini berjalan untuk usia produktif di atas 15 tahun hingga usia lanjut.

Terintegrasi dengan PeduliLindungi (digunakan masyarakat) melengkapi agar monitoring oleh fasilitas layanan kesehatan primer lebih mudah, status risiko masyarakat dapat segera diketahui secara real-time, pemberian obat hingga rekomendasi untuk tindakan medis lanjutan kepada fasilitas kesehatan rujukan dapat dilakukan seefisien mungkin.

1
2