Share

Tanda Bayi Dehidrasi, Berawal dari Mengantuk dan Mulut Kering

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Sabtu 04 Juni 2022 06:49 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TANDA bayi dehidrasi harus diketahui semua orang tua agar lebih waspada. Dehidrasi adalah kondisi dimana tubuh kekurangan cairan daripada asupan cairan yang masuk.

Bayi dengan dehidrasi ringan-sedang umumnya dapat diatasi dengan pemberian cairan rehidrasi oral apabila tidak terdapat gangguan minum. Bayi biasanya dirawat di ruang perawatan selama sehari. Cairan rehidrasi oral ini dapat diberikan secara langsung melalui mulut atau melalui selang ke lambung.

Bayi yang muntah umumnya juga dapat berhasil direhidrasi dengan pemberian cairan yang sedikit-sedikit tetapi sering, karena koreksi dehidrasi akan mengurangi frekuensi muntah. Bila anak tidak menyukai rasa cairan rehidrasi itu, anak pemberiannya dapat melalui selang ke lambung.

Apabila bayi tidak dapat menerima cairan rehidrasi oral – misal, karena muntah yang terlalu sering - penggantian cairan dilakukan dengan pemberian infus.

Berikut beberapa  tanda bayi dehidrasi yang dirangkum Okezone berbagai sumber:

1. Mengantuk

Bayi yang mengalami dehidrasi ringan biasanya akan menunjukan tanda seperti mengantuk dan lemas. Lalu, sensitif sehingga mudah rewel, frekuensi menyusu meningkat.

2. Mulut Kering

Bayi dengan gejala dehidrasi sedang biasanya akan mengeluarkan tanda, seperti mulut kering hingga bibir pecah-pecah. Frekuensi buang air kecil menurun sehingga popok tetap kering meski sudah 6 jam pemakaian, saat menangis tidak mengeluarkan air mata.

3. Kaki dan Tangan Dingin

Riset dari National Center for Biotechnology Information menuliskan jika bayi yang mengalami dehidrasi berat ditandai dengan kulit menjadi tidak elastis, ubun-ubun dan mata bayi tampak cekung, kaki dan tangan terasa dingin, tubuhnya memucat, mengalami oliguria atau jarang kencing, napas terasa cepat dan pendek, tekanan darah menurun.

Untuk mengatasi hal ini, dokter biasanya akan memberikan saran kepada orang tua untuk membuat larutan rehidrasi oral. Dosis larutan ini tentu harus sesuai dengan berat badan bayi.

Berat badan kurang dari 5kg diberikan cairan sebanyak 200-400 ml, berat 10-14 kg diberi cairan 800-1000 ml, berat 15-19 kg diberi cairan 1000-1500 ml, berat 20-30 kg diberi cairan 1500-2000 ml, dan jika berat bayi lebih dari 30 kg diberi cairan 2000-4000 ml.

Demikian informasi mengenai tanda bayi dehidrasi yang patut diwaspadai orang tua. (RIN)

1
3