Share

Soal Penyakit Misterius Diduga dari Tikus, Ini Penjelasan Menkes

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2022 10:13 WIB
$detail['images_title']
Menkes jelaskan penyakit misterius (Foto: Kevi Laras)

PENYAKIT misterius yang menyerang sejumlah warga di Kecamatan Cilandak, Kelurahan Cipete Selatan, Jakarta Selatan diduga berasal dari tikus. Kasus tersebut hingga saat ini masih diselidiki. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam jumpa pers di lingkungan Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat, (3/6/2022).

Menurutnya penyakit yang diduga berasal dari tikus masih belum bisa dipastikan. Menkes Budi menegaskan, sebenarnya itu jarang sekali terjadi, sehingga dia meminta agar masyarakat bisa membedakan mana virus dari manusia dan hewan.

tikus 

"Sekarang jadi karena lagi Covid-19 semua virus itu jadi hot topics kayak kuku dan mulut, harus dibedakan antara virus di hewan dan manusia. Nah virus yang berbahaya seperti flu burung, SARS-CoV-2 itu memang loncat dari hewan ke manusia, itu sangat jarang," ujar Menkes Budi, Jumat (3/6/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS jika kedelapan orang yang sakit memiki gejala yang mengarah kepada penyakit Chikungunya.

Hal tersebut berdasarkan hasil swab dari sampel tikus, kemidian melihat gejala yang dialami antara lain bintik-bintik merah, nyeri panas.

 BACA JUGA: 8 Warga Terkena Penyakit Misterius Diduga dari Tikus, Waspadai 4 Penyakit dari Hewan Ini!

"Update untuk bukan penyakit misterius itu, kita melakukan kewaspadaan dini pememeriksaan swab dari tikus, karena ada laporan dari warga kalau di sana ada 8 orang kena. Ternyata pas tim kami turun melakukan penyelidikan epidemiologi, ternyata kecenderungan gejalanya ke Chikungunya," jelas Maxi menambahkan.

Sebelumnya, tim petugas epidemiologi dari Kementerian Kesehatan melakukan pengecekan ke lokasi. Dengan mengambil sampel beberapa tikus dari kawasan di sana.

Nantinya beberapa sampel hewan tikus, akan diserahkan ke Laboratorium Institusi Pertanian Bogor.

Guna penelitian lebih lanjut. Sehingga mengetahui pasti, apakah penyakit yang timbul akibat dari virus atau bakteri. Kendati demikian, Menkes Budi mengatakan akan membangun kerjasama dengan menteri pertanian untuk melakukan surveilance.

1
2