Share

Ketika Hasil Tes PCR Calon Jamaah Haji Positif Covid, Bagaimana Nasibnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 02 Juni 2022 15:28 WIB
$detail['images_title']
Jamaah haji (Foto: Reuters)

SALAH satu syarat wajib calon jamaah haji, termasuk dari Indonesia untuk bisa mendarat dan masuk di Arab Saudi adalah menunjukkan berkas hasil tes PCR Covid-19 negatif.

Syarat ini menjadi aturan mutlak yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Namun, jika dulu hasil tes PCR hanya berlaku 48 jam. Saat ini sudah diubah, bisa berlaku untuk durasi yang lebih panjang, 72 jam sebelum keberangkatan.

Kini yang menjadi pertanyaan, bagaimana jika hasil tes PCR positif? Apakah calon jamaah yang sudah terdaftar dan siap berangkat tersebut otomatis akan gugur?

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, Budi Sylvana menjawab, sejauh ini solusi dari pemerintah adalah dengan menunda jadwal keberangkatan calon jamaah tersebut.

"Jika hasil tes PCR positif Covid-19, maka calon jamaah harus menjalani perawatan hingga sembuh atau dinyatakan negatif. Itu artinya, keberangkatannya ditunda," kata Budi Sylvana, dalam konferensi pers virtual, Kamis (2/6/2022).

Mengingat hasil PCR negatif Covid-19 bersifat mandatori, pemerintah Arab Saudi memang tidak akan menerima calon jamaah haji yang positif Covid-19.

"Hasil tes PCR negatif Covid-19 adalah keharusan. Kami tidak akan bisa memberangkatkan calon jamaah yang positif Covid-19 apapun alasannya. Untuk itu, kami berharap sekali jika ada calon jamaah yang hasil PCR-nya positif, lakukan istirahat dalam waktu tertentu sampai dinyatakan oleh tes negatif Covid-19," jelas Budi lagi.

Sekalipun dinyatakan negatif Covid-19, Budi mengingatkan bagi calon jamaah yang lolos keberangkatan, tidak diperbolehkan untuk melonggarkan protokol kesehatan, seperti pakai masker. Hal ini karena di Tanah Suci kelak, calon jamaah akan bertemu dengan setidaknya satu juta umat Muslim dari seluruh penjuru dunia.

"Terlebih, ada negara yang cakupan vaksinasinya masih lemah. Beda dengan Indonesia yang sudah sangat baik. Karena itu, pakai masker dan protokol kesehatan lainnya tetap harus dijalankan calon jamaah haji," tegasnya.

Terakhir, ia mengimbau saat sudah tiba di Tanah Suci, para jamaah harus pintar-pintar dalam menjaga kesehatan tubuh demi kelancaran beribadah. 

"Kami mengimbau kepada calon jamaah haji agar sering-sering minum air putih. Jangan tunggu haus, karena kondisi cuaca di Arab Saudi sedang sangat panas, bisa menyentuh 50 derajat celcius. Minum air dan pakai topi atau penutup kepala sangat disarankan dan juga pakai sunblock," pungkas Budi.

 BACA JUGA:Syarat Masuk Arab Saudi Diubah, Kini Hasil PCR Tes Berlaku 72 Jam!

BACA JUGA: Kasus Covid-19 Landai, Kemenkes Tetap Gencarkan Vaksinasi Covid-19

1
3