Share

Ibadah Haji 2022, Menkes Pastikan 95% Jamaah Sudah Vaksin Covid-19

Kevi Laras, Jurnalis · Rabu 01 Juni 2022 11:08 WIB
$detail['images_title']
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Instagram @kemenkes_ri)

PEMERINTAH Indonesia kembali mengirim calon jamaah haji. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan sebanyak 95 persen jamaah sudah mendapat vaksin primer (dosis 1 dan 2) covid-19.

Diketahui Indonesia dalam dua tahun terakhir tidak mengirim calon jamaah haji. Sementara kali ini ibadah haji memiliki dua syarat baru yaitu calon jamaah maksimal berusia 65 tahun dan telah mendapat vaksinasi primer covid-19 yang diakui Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Baca juga: Kemenkes Lepas 776 Petugas Kesehatan Haji, Andalkan TeleSehat Monitoring Kondisi Jamaah 

"Di Arab Saudi yang menjadi syarat itu dua dosis, sekarang sudah hampir 95 persen jamaah yang sudah divaksinasi dosis 1 dan 2," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam laman resmi Kemenkes, Rabu (1/6/2022).

Sehubungan vaksinasi covid-19, Pemerintah Indonesia juga menambahkan dosis 3 atau booster. Ini untuk meningkatkan imunitas calon jamaah haji.

Dalam pelaksanaannya, Kemenkes RI bersama stakeholder terkait menggalakkan vaksinasi booster di 13 embarkasi di seluruh Indonesia yakni Embarkasi Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Lombok.

Baca juga: Begini Ciri-Ciri Cacar Api, Paling Sering Ditemukan di Area Pinggang 

"Booster sekarang sudah mencapai 74 persen, harapannya mungkin bisa 90-an persen," jelas Menkes Budi Gunadi Sadikin.

"Di embarkasi-embarkasi, kita kerja sama dengan pemda, dinkes, dan TNI untuk melakukan vaksinasi booster. Ini kita dorong terus untuk ditingkatkan dan dipercepat," tambahnya.

Sekadar informasi, capaian vaksin booster Indonesia baru menyentuh 25 persen. Namun, angka antibodi masyarakat Indonesia meningkat hampir mencapai angka 100 persen.

Sehingga, angka kasus covid-19 di Indonesia tidak terlalu naik secara signifikan. Sebab, vaksin covid-19 terbukti berhasil meningkatkan kadar antibodi tubuh dalam melawan covid-19.

"Data sero survei yang bulan Maret, jadi kita lihat survei kadar antibodi rata-rata sebelum booster itu sekitar 400 titer. Begitu di-booster, itu naik berkali-kali lipat kadar antibodinya, sehingga akan sangat melindungi masyarakat," tukas Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Cacar Monyet yang Berasal dari Virus Langka 

Baca juga: 10 Ucapan Hari Lahir Pancasila, Cocok Banget Dibagikan via Media Sosial 

1
2