Share

Kenali Ciri-Ciri Cacar Monyet yang Berasal dari Virus Langka

Destriana Indria Pamungkas, Jurnalis · Rabu 01 Juni 2022 09:36 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Cacar Monyet. (Foto: Freepik)

BEBERAPA ciri cacar monyet tentunya harus anda ketahui. Baru-baru ini dunia di hebohkan dengan munculnya penyakit baru, yakni cacar monyet. Beberapa negara di Eropa pun terus melaporkan penambahan kasus cacar monyet.

Perlu diketahui, cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya infeksi virus langka yang berasal dari monyet. Penyakit ini sebenarnya sudah lama ada. Dibuktikan dengan kasus penularan pertama dari monyet ke manusia yang diketahui pada tahun 1970 di Kongo, Afrika Selatan.

Lantas, bagaimana dengan ciri-ciri cacar monyet? Simak informasinya berikut ini seperti dilansir dari situs Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Penyakit cacar monyet dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Seseorang yang terinveksi virus cacar monyet akan merasakan gejala pertamanya setelah 6 hingga 16 hari setelah terpapar. Ciri-ciri cacar monyet menurut WHO dibagi menjadi dua fase, yaitu:

Fase Pertama disebut Periode Invasi

Periode ini terjadi setidaknya dalam 0 - 5 hari setelah seseorang terpapar virus pertama kali. Pada masa ini, seseorang akan mengalami :

- Demam

- Sakit kepala

- Pembengkakan kelenjar getah bening atau limfadenopati. Pembengkakan ini yang menjadi ciri pembeda antara cacar monyet dengan jenis cacar lainnya.

- Sakit pada punggung

- Nyeri pada otot tubuh

- Lemas yang cukup parah atau asthenia

Fase Kedua disebut Periode Erupsi Kulit

Periode yang satu ini terjadi setidaknya 1-3 hari setelah penderita mengalami demam. Ciri utamanya adlaah munculnya ruam pada kulit tubuh. Ruam akan muncul pada wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Tidak hanya itu, ruam juga dapat ditemukan di membran mukosa yang letaknya ada di tenggorokan, area kelamin, dan jaringan mata serta kornea.

Ruam awalnya berbentuk bintik-bintik kecil, namun nantinya akan berubah menjadi vesikel atau lentingan yang berisi cairan. Beberapa hari setelahnya akan berubah lagi menjadi kerak. Proses ini diketahui akan membutuhkan waktu kurang kebih 10 hari.

1
2