Share

Apa itu Cacar Api? Penyakit yang Serang Kulit

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Selasa 31 Mei 2022 19:48 WIB
$detail['images_title']
Cacar Api (Foto: Globe Echo)

APA  itu cacar api merupakan pertanyaan yang mengkahwatirkan para orang tua saat anaknya mengalami gejala cacar.

Perlu diketahui, terdapat dua jenis cacar yang umum muncul, yakni cacar air dan cacar api. Kedua penyakit ini memiliki gejala yang mirip, bahkan disebabkan oleh virus yang sama.

Dilansir Mayo Clinic, cacar api atau herpes zoster adalah infeksi lanjutan dari virus penyebab cacar air. Infeksi virus yang menyebabkan ruam yang menyakitkan. Virus varicella-zoster ini mampu hidup dalam sistem saraf selama bertahun-tahun, bahkan setelah infeksi cacar air sembuh.

Meskipun herpes zoster dapat terjadi di mana saja di tubuh Anda, herpes zoster paling sering muncul sebagai satu garis lepuh yang membungkus sisi kiri atau kanan tubuh Anda.

Herpes zoster disebabkan oleh virus varicella-zoster — virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Apa itu cacar api bisa disembuhkan setelah Anda terkena, virus tidak aktif di jaringan saraf di dekat sumsum tulang belakang dan otak Anda. Bertahun-tahun kemudian, virus dapat aktif kembali sebagai herpes zoster.

Herpes zoster bukanlah kondisi yang mengancam jiwa, tetapi bisa sangat menyakitkan. Vaksin dapat membantu mengurangi risiko herpes zoster.

Perawatan dini dapat membantu mempersingkat infeksi herpes zoster dan mengurangi kemungkinan komplikasi. Komplikasi yang paling umum adalah neuralgia postherpetic, yang menyebabkan nyeri herpes zoster untuk waktu yang lama setelah lepuh Anda hilang.

Perlu diketahui, herpes zoster bukanlah kondisi yang mengancam jiwa, namun dapat sangat menyakitkan. Komplikasi yang paling umum dialami adalah neuralgia postherpetic, dapat menyebabkan nyeri herpes zoster untuk waktu yang lama setelah lepuh hilang.

Beberapa tanda dan gejala herpes zoster biasanya hanya mempengaruhi sebagian kecil dari satu sisi tubuh penderita. Tanda dan gejala ini mungkin termasuk

nyeri, terbakar, mati rasa atau kesemutan,  ruam merah yang dimulai beberapa hari setelah rasa sakit, lepuh berisi cairan yang pecah dan mengeras

Gatal. Bahkan, beberapa orang juga mengalami demam, sakit kepala, kepekaan terhadap cahaya dan kelelahan. Dengan begitu, kemungkinan penderita cacar api sebelumnya sudah pernah terjangkit cacar air.

Demikian pemahaman apa itu cacar api terkait pengertian dan gejalanya yang perlu diketahui. (RIN)

1
3