Share

Jamu Indonesia Bisa Dikenal Dunia jika Syarat Ini Dilakukan

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2022 19:52 WIB
$detail['images_title']
Jamu Indonesia bisa makin dikenal dunia (Foto: Sutterstock)

ADA berbagai macam merek jamu di Indonesia namun ternyata belum didaftarkan ke Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual (DJKI). Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP Jamu) pun mengimbau para pemilik merek untuk mendaftarkan brand-nya.

GP jamu mengungkap, ada 126 merek produk jamu yang belum terdaftar di DJKI. Alasan yang tak terduga ternyata ada oknum di balik itu.

Jamu

“Kita selalu menyerukan kepada anggota kami untuk segera mendaftarkan merek jamu sesegera mungkin,” kata Ketua GP Jamu Dwi Ranny Pertiwi Zarman, dalam acara webinar, baru-baru ini.

Dwi menjelaskan, akibat keterlambatan mendaftarkan merek jamu tersebut, para pengusaha jamu terkait mengalami kerugian material dan non-material terutama. Sebab merek jamunya sulit dikenal masyarakat dan bahkan sulit mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

BACA JUGA : Kisah Pengajuan Jamu sebagai Warisan UNESCO, Baca Yuk!

Kepala Seksi/Subkoordinator Pertimbangan Hukum dan Litigasi DJKI Achmad Iqbal Taufik menambahkan, jika merek jamu yang dimiliki oleh pengusaha jamu sudah lebih dahulu didaftarkan oleh oknum, ada beberapa upaya hukum yang bisa dilakukan.

“Bisa dilaporkan ke pihak berwajib atau mengajukan gugatan pembatalan atau bahkan gugatan ganti rugi ke pengadilan niaga,” katanya

Untuk menghindari ulah oknum soal merek jamu ini, Partner SIP R, kantor konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari SIP Law Firm, Rakhmita Desmayanti menyarankan agar pengusaha jamu untuk membuat budget khusus untuk mendaftarkannya. Baik itu di dalam atau luar negeri yang nantinya menargetkan ekspor jamu.

“Budgetkan untuk pendaftaran dan perpanjangan merek karena itu adalah pelindung identitas jamu kita, lebih baik antisipasi sebelum ada pengekor yang bukan pemilik hak jamu mendaftarkan merek jamu kita meskipun saat ini mungkin kita belum membayangkan produk jamu kita akan menjadi terkenal,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan ini, Sekretaris GP Jamu Bidang Penelitian, Pendidikan dan Saintifikasi Jamu Victor S Ringo-ringo berbagi pengalaman saat dia mendaftarkan merek jamu. Menurutnya, hal ini tidaklah sulit, apalagi pendaftaran merek jamu bisa sampai dikenal global.

“Memang selalu ada risiko tersebut, tetapi jika ingin sukses secara global, tentu kita harus melakukan investasi dengan melakukan trademark registration di dalam negeri dan di negara-negara tujuan ekspor kita sesegera mungkin,” ucapnya.

1
2