Share

Medina Zein Sebut Dirinya Bipolar Akut Stadium Tinggi, Memangnya Ada?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 17 Mei 2022 16:32 WIB
$detail['images_title']
Medina Zein (Foto : Instagram/@medinazein)

Episode depresi

1. Merasa sangat 'down', kosong, khawatir berlebih, atau putus asa

2. Merasa lambat atau gelisah

3. Mengalami kesulitan tidur, bangun terlalu pagi, atau tidur terlalu banyak

4. Merasa ada peningkatan nafsu makan dan penambahan berat badan

5. Bicara sangat lambat, merasa tidak punya apa-apa untuk dikatakan, banyak lupa

6. Mengalami kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan

7. Merasa tidak mampu melakukan hal-hal sederhana sekalipun

8. Memiliki sedikit minat pada hampir semua aktivitas, penurunan atau tidak adanya dorongan seks, atau ketidakmampuan untuk mengalami kesenangan 'anhedonia'

9. Merasa putus asa atau tidak berharga, berpikir tentang kematian atau bunuh diri

"Sekali lagi diingatkan bahwa terkadang seseorang mengalami episode manik dan depresi di waktu yang bersamaan. Episode semacam ini disebut fitur campuran. Orang yang mengalami kondisi ini mungkin merasa sangat sedih, kosong atau putus asa, tapi pada saat yang sama merasa sangat bersemangat," tambah laporan kesehatan mental tersebut.

Sementara itu, kembali ke kasus Medina Zein, pihak keluarga mengatakan bahwa selebgram yang terlibat kasus kriminal tersebut sudah menunjukkan gejala gangguan mental sejak 2016.

Medina Zein, kata kakeknya, Sunarya, dulu suka susa tidur dan banyak melamun. Gejala tersebut yang membuat pihak keluarga juga berniat membawa Medina ke rumah sakit jiwa di Bandung, Jawa Barat.

Namun, Medina Zein mengaku menolak tawaran berobat tersebut. Ibu Medina, Tien Wartini, bahkan dibilang jahat karena membawa Medina ke RSJ.

(hel)