Share

Dituding Saingi IDI, PDSI: Kami Kawan, Bukan Lawan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 28 April 2022 13:00 WIB
$detail['images_title']
PDSI deklarasikan diri menjadi organisasi dokter (Foto Ilustrasi: Healthline)

PERKUMPULAN Dokter Seluruh Indonesia atau PDSI mendeklarasikan diri pada Rabu, 27 April 2022. Banyak pihak yang menuduh bahwa lahirnya PDSI menyaingi Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Mendengar adanya kabar tersebut, Ketua Umum PDSI dr Jajang Edi Priyanto menegaskan bahwa PDSI lahir bukan untuk menyaingi IDI, tetapi memberi ruang lebih besar untuk para dokter Indonesia berinovasi.

"Kami kawan (dengan IDI), bukan lawan," terang dr Jajang saat ditemui MNC Portal usai mendeklarasikan PDSI di Hotel Borobudur Jakarta.

Ilustrasi Dokter

PDSI muncul, kata dr Jajang, dengan maksud memfasilitasi lebih luas ide-ide inovasi dokter Indonesia, baik yang ada di dalam maupun luar negeri. Ini menjadi salah satu tujuan utama PDSI.

"Jangan mengekang inovasi yang coba dihasilkan dokter Indonesia. Itu kenapa, PDSI terbentuk," tambahnya.

BACA JUGA : Organisasi Tandingan IDI Berdiri, Prof Ari: Izin Praktik Mereka Ilegal!

Di sisi lain, dr Jajang mengatakan bahwa anggota PDSI tidak ada yang bernaung di IDI sekarang. Semua resmi lepas dari organisasi profesi kedokteran tersebut.

BACA JUGA : PDSI Dukung 'Cuci Otak' Dokter Terawan dan Vaksin Nusantara

al itu juga yang sepertinya menjadi syarat utama keanggotaan PDSI bahwa tidak boleh merangkap di dua organisasi profesi sekaligus. "Jadi, itu kenapa anggota PDSI harus keluar dari IDI," terangnya.

Baru saja berdiri, PDSI sudah mengklaim punya anggota di 34 provinsi dan 514 kabupaten atau kota. Namun, saat ditanya secara detail berapa jumlah anggota PDSI, dr Jajang tidak bisa memberikan informasi lengkapnya.

(hel)