Share

Dokter Reisa Jelaskan Kenapa Vaksin Booster Covid-19 jadi Syarat Mudik: Paling Bagus Seminggu Sebelum

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 26 April 2022 13:13 WIB
$detail['images_title']
Dokter Reisa. (Foto: Webinar)

SALAH satu syarat bagi mereka yang ingin menjalankan mudik tahun ini adalah telah memiliki sertifikat vaksin booster Covid-19. Pasalnya, meskipun sudah diizinkan untuk buka bersama dan mudik, bukan berarti virus Covid-19 telah menghilang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan vaksin booster memiliki manfaat sehingga diwajibkan sebagai syarat mudik lebaran tahun 2022. Menurutnya booster dapat meningkatkan sistem imunitas atau antibodi seseorang pasca vaksin primer (dosis lengkap).

"Pentingnya booster memang ini berdasarkan hasil studi dibutuhkan karena terjadinya penurunan antibodi di enam bulan setelah dosis premier (dua dosis sebelumnya)," ujar dr Reisa dalam Siaran Sehat disiarkan secara live streaming di YouTube, Senin (25/4/2022)

Reisa juga menambahkan bila melakukan vaksinasi booster, bisa dilakukan sebelum melakukan mudik lebaran. Sebab terbentuknya antibodi pascavaksin selama 1 hingga 2 Minggu lamanya.

Mobilitas tinggi saat mudik lebaran, menimbulkan risiko terjadinya penularan Covid-19. Dia mengimbau agar tetap menjaga kesehatan dan protokol kesehatan.

"Kemudian penting mencegah terjadinya perburukan kalau terinfeksi, makanya harus melakukan booster, tapi jaraknya juga dihimbau. Satu sampai dua minggu sebelum mudik, karena antibodi itu butuh waktu untuk terbentuk," jelasnya

Pemudik yang sudah vaksin booster, tidak lagi harus melakukan tes swab antingen atau pun PCR. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kasatgas Nomor 16 Tahun 2022.

(mrt)