Share

Tips Puasa Aman Pasien Jantung, Salah Satunya Jangan Langsung Makan Gorengan saat Buka!

Antara, Jurnalis · Kamis 21 April 2022 15:41 WIB
$detail['images_title']
Pasien jantung jangan langsung makan gorengan saat buka (Foto: Inst Wis hassan)

PASIEN jantung tetap bisa melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan. Apalagi puasa juga punya sederet manfaat untuk tubuh, termasuk bagi para penderita penyakit jantung.

Lalu apa saja makanan yang harus diperhatikan saat berpuasa bagi pasien jantung?

Berikut paparan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Vito Anggarino Damay.

 nasi merah dan sayur

1. Pilih serat, sayuran dan karbohidrat kompleks

Saat sahur pilih makanan mengandung serat antara lain dari sayuran dan pilihlah karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau gandum supaya tahan lapar lebih lama karena gulanya lebih lama dalam darah jadi lebih stabil.

Kalau ingin menyantap makanan yang digoreng, jangan lupa konsumsi sayuran karena kandungan fitosterolnya bisa membantu membuang kolesterol dari gorengan sehingga menghalangi penyerapan kolesterol jahat di dalam usus.

2. Aturan saat berbuka puasa

Saat berbuka puasa, pilihlah kurma karena cepat meningkatkan gula darah. Tubuh membutuhkan gula darah naik secara cepat karena saat berpuasa masuk dalam taraf biasanya hampir hipoglikemi. Karena Anda tidak mengonsumsi makanan apapun di siang hari, gula darah cenderung lebih rendah.

"Kita mau cepat naikkan (gula darah) biar cepat segar maka makan sari gula sederhana. Makan nasi putih juga boleh tapi tentunya porsinya, yang paling penting saat buka puasa rehidrasi kembali supaya enggak kurang cairan karena seharian kan kurang cairan. Segera rehidrasi minum air putih," kata Vito.

3. Saat berbuka jangan langsung menyantap gorengan

Pasien jantung jangan langsung menyantap makanan yang digoreng atau kopi dulu karena membuat lambung menjadi kuncup, sulit dicerna tubuh.

"Gorengan itu kan lambat memberikan tenaga sebenarnya dan kalorinya banyak. Kalori sudah banyak dia juga meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh. Jadi secara jangka panjang enggak bagus, jangka pendek juga enggak bagus," tutur dia.

Kolesterol jahat dalam gorengan bisa memicu penumpukan di pembuluh darah yang berisiko serangan jantung di kemudian hari.

 BACA JUGA:Jarang Kontrol ke RS Gegara Takut Kena Covid-19, Pasien Ini Malah Berisiko Gagal Jantung

4. Kurangi makanan bersantan, daging, dan lemak

Makanan bersantan, daging dan lemak berlebihan berbahaya untuk tubuh sehingga kurangi porsinya. Selain itu, makanan manis juga perlu diperhatikan takarannya karena bisa jadi gula darah naik tidak terkontrol.

"Tubuh kita sudah enggak bisa lagi tahan nah nanti jadi penyakit lagi yang baru. Bikin orang diabetes, kolesterol tinggi, bikin orang jadi rentan potensi risiko serangan jantung di kemudian hari," demikian kata Dokter Vito.

Follow Berita Okezone di Google News

(DRM)