Share

Demo Berpotensi Tularkan Covid-19, Begini Respons Kemenkes

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 11 April 2022 15:01 WIB
$detail['images_title']
Demo di tengah pandemi Covid-19 (Foto: Doctissimo)

MENYAKSIKAN tingginya mobilitas di tengah aksi demo hari ini (11/4/2022), tentu berpotensi terjadinya penularan Covid-19. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau agar para mahasiswa yang mengikuti aksi tetap menjaga protokol kesehatan.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid mengatakan, demonstran agar tetap menggunakan masker, ini sebagai satu cara meminimalisir penularan Covid-19.

 demo

Dia juga berharap semoga para mahasiswa atau lainnya sudah melakukan vaksinasi lengkap.

"Kita berharap setidaknya masyarakat yang mengikuti demo sudah divaksin lengkap atau bahkan booster dan tetap menggunakan masker dengan benar," ujar Nadia, Senin (11/4/2022).

Lebih lanjut, ia mengatakan bila ada yang positif Covid-19 saat dicek swab antigen atau PCR. Jika tanpa gejala dia menyarankan agar melakukan insolasi mandiri (Isoman).

Bukan hanya itu, adanya aplikasi PeduliLindungi, terang dia, dapat membantu mereka (peserta aksi demo) untuk berkonsultasi terkait kesehatan atau Covid-19.

"Kalau tidak bergejala isolasi mandiri nanti didukung telemedicin," jelasnya.

 BACA JUGA:Indonesia Tak Perlu Ikut-ikutan Negara Lain soal Vaksin Covid-19 untuk Balita

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerangkan jika vaksinasi dosis ketiga (booster) mampu meningkatkan proteksi diri seseorang. Dengan tujuan bukan hanya melindungi diri sendiri tapi juga orang lain, terutama lansia hingga mereka memiliki sakit penyerta (komorbid).

(DRM)