Share

Tak Lengkapi Imunisasi Dasar Bikin Anak Rentan Terinfeksi Varian Baru Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 April 2022 13:39 WIB
$detail['images_title']
Anak perlu dilengkapi imunisasi dasar (Foto: IMGSRC RU)

KEMENTERIAN Kesehatan mencatat 1,7 jutaan anak di Indonesia tidak melengkapi imunisasi dasar lengkap dari 2019 hingga 2021. Pandemi hingga hoaks yang beredar di masyarakat jadi penyebabnya.

Tahukah Anda, selain memengaruhi kekebalan kelompok, tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap juga bisa membahayakan nyawa si anak di masa pandemi ini.

 Bayi divaksin

Dijelaskan dr Paba Palihawadana selaku Medical Officer Expanded Program on Immunisation (EPI) Badan Kesehatan Dunia (WHO), sejatinya vaksin diciptakan untuk mencegah penyakit tertentu sesuai dengan jenis vaksinnya.

Misalnya vaksin Covid-19, maka vaksin tersebut ditugaskan untuk mencegah penyakit Covid-19, pun juga vaksin yang masuk dalam daftar imunisasi dasar lengkap seperti vaksin campak dan rubella.

"Ketika vaksin tidak diberikan ke anak, maka si anak tidak memiliki kekebalan yang optimal dalam mencegah penyakit tertentu," terang dr Paba dalam Webinar 'Raih Hidup Berkualitas Sepanjang Usia, Ayo Lengkapi Imunisasi', Senin (11/4/2022).

Nah, apakah anak-anak yang tidak menerima imunisasi dasar lengkap menjadi lebih rentan di situasi pandemi Covid-19 ini?

Dokter Paba menerangkan, ada kemungkinan begitu. Sebab, ketika kekebalan tubuh si anak ini tidak optimal terhadap penyakit tertentu, maka secara umum imunitas tubuhnya pun tidak optimal dalam mencegah penyakit lain yang menular.

"Kalau ada anak yang tidak divaksin padahal vaksinnya ada dan terbukti dapat mencegah rubella atau campak misalnya, kekuatan tubuhnya akan berkurang, sehingga anak itu akan lebih rentan terkena penyakit lain termasuk Covid-19 dari varian-varian baru yang saat ini marak ditemukan," papar dr Paba.

 BACA JUGA:Ribuan Vaksin Moderna Ditarik, Kenapa?

Untuk itu, dia menyarankan kepada semua orangtua untuk tidak melewatkan dan harus melengkapi imunisasi dasar. Sebab, itu amat berguna untuk kesehatan si anak baik di masa sekarang maupun masa depan.

(DRM)