Share

Aksi Demo saat Puasa Picu Dehidrasi, Awas Emosi Membara dan Pikiran Susah Jernih!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 April 2022 10:38 WIB
$detail['images_title']
Aksi demo saat puasa picu dehidrasi (Foto: Adhita Dian/MPI)

BADAN Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) rencananya bakal menggelar aksi demo di sekitar Istana Negara, Jakarta, Senin (11/4/2022). Terkait adanya agenda tersebut, dokter mewanti-wanti akan adanya risiko peningkatan emosi di antara demonstran atau pengunjuk rasa.

Hal ini berkaitan dengan dehidrasi yang menjadi risiko terbesar pengunjuk rasa. Dehidrasi menjadi risiko utama aksi demo yang dilakukan saat puasa Ramadan.

Demo Aksi 11 April

"Kondisi dehidrasi membuat emosi para pengunjuk rasa menjadi meningkat dan mereka cenderung jadi lebih agresif," papar Pakar Kesehatan Universitas Indonesia, Prof Ari Fahrial Syam, dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal, Senin (11/4/2022).

BACA JUGA : 10 Tips Mencegah Dehidrasi saat Puasa Ramadan, Biar Gak Gampang Lemas!

Dehidrasi menjadi efek utama dari demo saat puasa Ramadan. Ini terjadi karena selama melakukan orasi, kebutuhan cairan otomatis meningkat. Terlebih, pengunjuk rasa terpapar sinar matahari langsung dan berjalan kaki yang menyebabkan tubuh berkeringat.

"Bukan hanya emosinya susah terkendali, dehidrasi juga bisa menyebabkan pikiran susah jernih," tambah Prof Ari.

BACA JUGA : 13 Bahaya Dehidrasi saat Puasa Ramadan, Jangan Anggap Remeh!

Di sisi lain, Prof Ari menjelaskan beberapa tanda atau gejala seseorang mengalami dehidrasi, seperti:

1. Pusing

2. Sakit kepala

3. Jika kondisi memburuk, bisa pingsan atau tidak sadarkan diri bahkan sebabkan kematian.

Prof Ari menyarankan sekali agar pengunjuk rasa yang sakit atau tidak fit untuk tidak berpartisipasi dalam demo. Hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan diri Anda sendiri.

Di kesempatan ini, Prof Ari pun memberikan 8 pesan sehat untuk pendemo yang rencananya akan melakukan aksi, apa saja?

1. Pengendalian diri dan tetap tenang selama mengikuti aksi unjuk rasa

2. Tetap sahur dan minum yang cukup buat yang puasa

3. Kenali tanda-tanda dehidrasi seperti rasa haus, mulut kering, ludah lengket, buang air kencing menjadi keruh

4. Buang air kecil terlebih dahulu sebelum melakukan aksi unjuk rasa. Ini untuk mengantisipasi keinginan buang air kecil saat unjuk rasa

5. Gunakan sepatu kets, hindari menggunakan sandal atau sepatu pantofel saat berunjuk rasa

6. Bawa payung untuk mengantisipasi hujan atau panas terik

7. Beristirahat jika badan sudah terasa lelah atau timbul pusing saat sedang melakukan aksi unjuk rasa

8. Tetap berada dalam rombongan jika terjadi sesuatu agar bisa saling tolong menolong

1
2