Share

Awas! Penyakit-Penyakit Ini Bisa Jadi Penyebab Bau Mulut saat Puasa

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 07 April 2022 07:00 WIB
$detail['images_title']
Bau mulut bisa disebabkan oleh penyakit tertentu (Foto: Timesofindia)

BAU mulut adalah hal lumrah yang terjadi saat puasa. Sebagian besar orang akan mengalami kondisi ini, meski bisa dicegah dengan memastikan kebersihan gigi dan mulut.

Menjadi pertanyaan sekarang, mengapa orang yang berpuasa mulutnya bau? Apakah ini bisa dijelaskan secara medis?

Dokter Ari Fahrial Syam, praktisi kesehatan Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa bau mulut saat puasa bisa disebabkan oleh beberapa hal. Namun, yang paling umum adalah karena puasa itu sendiri.

Bau Mulut

"Secara normal, apabila mulut kita kering karena air liur yang kurang atau akibat kita kurang melakukan aktivitas berkunyah, itu akan menyebabkan bau mulut tidak segar," katanya pada MNC Portal, Rabu (6/4/2022).

Nah, saat berpuasa, mulut tidak bekerja seperti biasanya. Tidak ada makanan yang dikunyah dalam rentang waktu yang cukup panjang, sehingga produksi air liur pun berkurang. Tidak terhidrasinya tubuh dalam waktu yang cukup panjang pun menjadi alasan lain mengapa saat puasa seseorang bau mulut.

"Saat seseorang berpuasa selama 14 jam, tidak ada makanan yang dikunyah dan tidak ada air atau cairan yang diminum," terang dr Ari.

BACA JUGA : 5 Kue Tradisional Primadona saat Bulan Ramadan

Ia melanjutkan, tetapi sebenarnya bau mulut yang ditimbulkan selama berpuasa bukan merupakan bau mulut tak sedap atau halitosis yang terjadi akibat kelainan suatu organ.

Ya, bau mulut akibat kelainan suatu organ dapat terjadi akibat kelainan pada rongga mulut, dari Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT), dari saluran pernapasan, atau saluran pencernaan.

BACA JUGA : 4 Kiat Anti Loyo Kerja di Kantor Selama Puasa Ramadan

Artinya, selain karena tidak adanya makanan dan minuman yang masuk ke mulut saat berpuasa, bau mulut bisa juga disebabkan oleh penyakit atau masalah kesehatan.

"Sebagian besar sebenarnya penyebab bau mulut tak sedap bersumber akibat kelainan pada rongga mulut," kata dr Ari.

"Keadaan rongga mulut yang berpotensi untuk menimbulkan bau mulut adalah adanya karies atau gigi berlubang atau adanya sisa akar gigi, karang gigi, peradangan pada gusi (gingivitis), atau penggunaan gigi palsu yang tidak benar," tambahnya.

Mengingat pentingnya kesehatan gigi dan juga informasi bahwa penyebab terbanyak bau mulut adalah karena masalah gigi, dr Ari menyarankan, masalah seputar gigi dan rongga mulut yang ada harus segera diobati.

Selain masalah rongga mulut, bau mulut yang tak sedap dapat ditimbulkan karena adanya kelainan organ lain. Organ yang bisa menjadi penyebab bau mulut yang tak sedap antara lain kelainan pada telinga hidung tenggorokan (THT), organ paru dan saluran pencernaan, serta gangguan pada liver. Kanker pada saluran cerna juga dapat menyebabkan bau mulut tak sedap.

Penyakit lain yang dapat menyebabkan bau mulut antara lain penyakit kencing manis dengan gula darah yang tidak terkontrol. Gangguan paru yang terjadi yang dapat menyebabkan bau mulut tak sedap antara lain karena infeksi paru baik akut maupun kronik.

Pasien dengan kelainan pada sinus berupa sinusitis juga menyebabkan timbulnya bau mulut tak sedap. Kelainan yang terjadi pada saluran cerna yang bisa menyebabkan bau mulut antara lain penyakit refluks kerongkongan (GERD), tukak pada lambung atau usus dua belas jari, dan radang lambung yang disebabkan oleh kuman Helicobacter pylori.

"Mengingat banyaknya kemungkinan bau mulut yang tak sedap, adanya bau mulut yang kurang sedap berlebihan selama puasa ini harus dicari kenapa bau mulut tak sedap yang berlebihan tersebut terjadi," katanya.

"Jika ada masalah dengan bau mulut tak sedap, maka harus dicari apakah bau mulut yang tidak sedap tersebut berhubungan karena adanya penyebab lain selain akibat mulut kering karena berpuasa Ramadan," saran dr Ari.

1
2