Share

Memahami Apa Itu Anemia Pernisiosa, Gejala dan Penyebabnya

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Sabtu 02 April 2022 17:32 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Anemia Pernisiosa. (Foto: Freepik)

APA itu anemia pernisiosa? Jenis anemia pernisiosa (PA) menjadi salah satu jenis anemia yang mematikan di masanya. Secara umum, anemia adalah kondisi ketika darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup.

Hal itu, umumnya dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari kekurangan zat besi hingga faktor keturunan. Anemia dapat terjadi sementara atau dalam jangka panjang, dengan tingkat keparahan dari ringan sampai berat.

Maka tak heran untuk penanganannya disesuaikan dengan jenis anemia yang diderita. Lantas, apa itu anemia pernisiosa, gejala dan penyebabnya? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Anemia pernisiosa terjadi di mana saat kondisi tubuh tidak dapat membuat cukup sel darah merah yang sehat karena kekurangan vitamin B12. Jenis anemia ini disebut “pernisiosa” lantaran pernah dianggap sebagai penyakit mematikan. Pasalnya, pada zaman dulu pengobatan untuk penyakit ini kurang maksimal.

Anemia Pernisiosa

Anemia Pernisiosa mempengaruhi orang dengan cara yang berbeda. Antara lain:

- Kelelahan

- Sesak napas

- Merasa pusing

- Tangan dan kaki dingin

- Sakit dada

- Kulit pucat atau kuning

- Masalah dengan keseimbangan

- Perasaan terbakar di kaki

- Depresi

- Masalah fokus

Diperkirakan penyebab utamanya adalah proses autoimun yang membuat seseorang tidak dapat memproduksi zat di perut yang disebut faktor intrinsik. Zat ini diperlukan untuk menyerap vitamin B12 dari makanan di usus kecil.

Vitamin B12 merupakan nutrisi yang dibutuhkan yang memungkinkan produksi dan fungsi sel darah merah yang tepat dalam tubuh. Tubuh tidak dapat menyerap vitamin B12 tanpa faktor intrinsik tersebut.

Adapun beberapa masalah kesehatan lainnya yang dapat menyebabkan anemia pernisiosa, antara lain:

- Penyakit autoimun, seperti diabetes tipe 1

- Penyakit Crohn

- HIV

- Beberapa obat, seperti antasida atau obat yang mengobati diabetes tipe 2, dapat mempersulit tubuh untuk menyerap cukup B12.

- Keturunan

- Diet vegetarian yang ketat

Demikian pemahaman terkait anemia pernisiosa, gejala, dan penyebabnya. Jika merasa mengalami gejala di atas segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

1
2