Share

Memenuhi Nutrisi Bayi di Masa Laktasi 1.000 Hari Pertama

Kamis 31 Maret 2022 20:31 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Ibu Menyusui. (Foto: Shutterstock)

PEMENUHAN nutrisi pada masa laktasi sangat penting bagi ibu dan juga bayi. Ibu membutuhkan asupan gizi yang baik untuk pemulihan setelah melahirkan yaitu penyembuhan luka, perbaikan jaringan yang rusak, dan pembentukan jaringan baru, juga untuk melakukan aktivitas fisik seperti mengurus bayi dan lainnya.

Ibu juga membutuhkan asupan gizi yang baik supaya dapat memberikan ASI yang cukup dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, agar tumbuh kembangnya menjadi optimal.

Masa laktasi termasuk bagian dari 1.000 hari pertama kehidupan, yang merupakan fase penting tumbuh kembang anak, di mana seluruh organ penting dari sistim tubuh mulai terbentuk dengan pesat, termasuk pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, organ metabolik, dan juga sistim imun.

Dampak kekurangan gizi pada ibu menyusui akan mempengaruhi status nutrisi ibu dan juga bayi. Kekurangan gizi pada ibu menyusui dapat mengganggu proses pemulihan pasca-melahirkan, menimbulkan kerusakan gigi dan tulang, anemia, gangguan pada mata dan penurunan kualitas dan kuantitas ASI.

Kekurangan gizi pada bayi dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh sehingga bayi rentan terhadap penyakit, gangguan kognitif, gangguan proses tumbuh kembang hingga stunting.

Bayi

Gizi seimbang merupakan bagian dari periode window of opportunity yang mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Kualitas dan kuantitas ASI merupakan hasil dari asupan makanan ibu dan cadangan gizi ibu. Pada masa laktasi, terjadi peningkatan kebutuhan makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrien (vitamin dan mineral) yang harus dipenuhi.

Dibutuhkan kurang lebih 850 kkal untuk memproduksi 1 liter ASI. Komponen – komponen di dalam ASI diambil dari tubuh ibu, oleh karena itu ibu menyusui membutuhkan zat gizi yang lebih banyak dibandingkan saat hamil atau saat tidak menyusui.

Ibu menyusui memerlukan kurang lebih 2500-2600 kkal perhari untuk pemenuhan nutrisi, sehingga Bunda perlu mengonsumsi aneka ragam pangan yang lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan energi, protein, dan zat gizi mikro yaitu vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pemeliharaan kesehatan ibu dan produksi ASI.

Ibu menyusui membutuhkan tambahan kurang lebih 20 gram protein, yang dapat dipenuhi dari 3-4 porsi bahan makanan sumber protein seperti daging merah, ayam, ikan, telur, tahu tempe dan susu. Tambahan kebutuhan karbohidrat sebesar 55 gram dapat dipenuhi dari ½ porsi bahan makanan sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, roti, ubi, singkong, oatmeal, atau sereal.

Untuk pemenuhan kebutuhan asam lemak esensial disarankan untuk mengonsumsi ikan salmon, tuna, kakap, tongkol, cakalang, tenggiri, alpukat, minyak kedelai, zaitun, atau minyak jagung.

Ibu menyusui membutuhkan lebih banyak vitamin dan mineral, terutama vitamin A, vitamin B, kolin, asam folat, vitamin C, kalsium, yodium, zat besi dan kalium, yang dapat dipenuhi dari buah dan sayur, atau dengan suplementasi.

Ibu juga disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan 2-3 liter per hari dari makanan dan minuman, terutama setelah memberikan ASI atau memompa ASI. Setiap hari bunda memproduksi kurang lebih 750 mL ASI pada 6 bulan pertama, dan 600 mL ASI pada 6 bulan kedua. Pemenuhan kebutuhan cairan bisa didapatkan dari air, susu, buah, sayur, atau makanan berkuah.

Makanan dan minuman yang dikonsumsi Ibu dapat mempengaruhi aroma dan rasa ASI, yang nantinya dapat menyebabkan bayi kelak dapat lebih mudah disapih pada waktunya. Disarankan untuk makan berbagai makanan pokok, sayur, buah, produk susu, daging atau sejenisnya setiap hari, dan mengonsumsi produk susu 2-3 porsi perhari.

Usahakan untuk mengonsumsi minimal 5 porsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin dan mineral. Disarankan untuk membatasi konsumsi kopi atau minuman berkafein tidak melebihi 2 cangkir per hari, menghindari konsumsi alcohol, tidak merokok, dan meminum obat- obatan psikotropika.

dr. Louise Kartika, M.Gizi, Sp.GK

Dokter Spesialis Gizi Klinis

RS Harapan Bunda

1
2