Share

Wamenkes: Obesitas Jadi Masalah Global, Ada 800 Juta Orang Menderitanya

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 26 Maret 2022 14:32 WIB
$detail['images_title']
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. (Foto: YouTube Kemenkes)

PENYAKIT obesitas atau kelebihan berat badan menjadi masalah dunia. Bukan hanya negara maju, tapi juga berkembang. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan ada sekira 800 juta orang mengalami obesitas di dunia. Ia mengatakan dampak obesitas bukan hanya pada kesehatan, tetapi juga ekonomi.

"Obesitas jadi masalah global, bukan hanya di negara maju tapi juga di negara berkembang. Di dunia ada 800 juta orang dengan obesitas. Dampak bukan hanya pada kesehatan, juga secara ekonomi menelan 1.000.000 dolar sebagai konsekuensi medis dari obesitas," ujar Wamenkes Dante dalam webinar 'Pencegahan dan Intervensi Obesitas', Sabtu (26/3/2022).

Baca juga: Kenali Gejala Diabetes Tipe 1 yang Sering Muncul Pada Anak 

Lebih lanjut dia menerangkan bahwa obesitas pada anak meningkat setiap 10 tahun sekali. Penyebabnya, terbentuk karena adanya ketidakseimbangan asupan energi.

Wamenkes Dante juga menerangkan hasil data riset kesehatan dasar 2018 yang menunjukkan peningkatan prevalensi obesitas pada usia lebih dari 18 tahun dari 15,4 persen di tahun 2013 menjadi 21,8 persen. Selain itu, peningkatan prevalensi obesitas sentral usia lebih 15 tahun dari 26,8 persen menjadi 31 persen.

Baca juga: Benarkah Pasta Gigi Flouride Tidak Aman Digunakan? Ini Kata Dokter 

"Masuk kategori penyakit lemak yang berlebih akibat ketidakseimbangan asupan energi atau enzim. Dengan energi yang digunakan atau energi expenditure dalam waktu yang lama," jelasnya.

"Obesitas pada anak juga meningkat hampir dua kali lipat setiap 10 tahun," tambah Wamenkes Dante.

Dengan demikian, ia mengimbau masyarakat hidup sehat dengan memerhatikan pola makan gizi seimbang yang sesuai anjuran Kementerian Kesehatan yaitu program Isi Piringku. Lalu melakukan aktivitas fisik dan menjaga berat badan tetap normal.

"Untuk berat badan normal dengan menggunakan menggunakan model Isi Piringku rutin melakukan aktivitas fisik yaitu aktivitas fisik sedang sampai berat selama 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu," tukasnya.

Baca juga: Mengenal Gejala Diabetes Kering yang Harus Diwaspadai 

Baca juga: Kemenkes: Vaksinasi Booster Penting untuk Kurangi Kesakitan jika Tertular Covid-19 

1
2