Share

Penyakit Jantung dan Stroke Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 13:21 WIB
$detail['images_title']
Sakit jantung meningkat selama pandemi (Foto: Insider)

STUDI mengungkapkan angka penderita penyakit jantung meningkat selama pandemi Covid-19. Bukan hanya jantung, tetap stroke juga meningkat dengan masing-masing sebesar 4,3% dan 6,4%.

Dalam sebuah penelitian diterbitkan Rabu di jurnal JAMA Network Open, penulis dari Kaiser Permanente, Permanente Medical Group, University of California San Francisco (UCSF) dan Northwestern University Feinberg School of Medicine mengatakan, dari 2019 hingga 2020 perkiraan usia disesuaikan tingkat kematian meningkat sebesar 15,9%, sebagian besar karena kematian Covid-19.

 stroke

Untuk peningkatan terkait risiko penyakit jantung dan kematian akibat stroke, ada perbedaan ras dan etnis yang lazim.

Kondisi terkait pandemi yang menyebabkan peningkatan ini, periode kepadatan rumah sakit dengan pasien memiliki Covid-19 mengakibatkan lebih sedikit rawat inap untuk masalah kardiovaskular akut.

Lalu lebih sedikit kunjungan untuk perawatan medis, kepatuhan pengobatan yang lebih buruk, dan peningkatan hambatan perilaku gaya hidup sehat.

 BACA JUGA:Waspadalah, Berikut Ciri-Ciri Terkena Serangan Jantung saat Berolahraga

Para peneliti menulis tingkat kematian yang disesuaikan dengan usia akibat penyakit jantung dan stroke menurun antara 2011 dan 2019. Dengan jumlah kematian karena kondisi tersebut meningkat terkait laju pertumbuhan yang cepat dari populasi berusia 65 tahun ke atas.

Keterbatasan utama yang dilaporkan dari penelitian ini adalah potensi ketidaktepatan dalam pengkodean penyebab kematian. Dalam kesimpulannya, para peneliti mengatakan adanya kemunculan virus baru yang memicu kenaikan Covid-19.

Temuan ini, dikombinasikan dengan kemunculan terus-menerus jenis virus baru Covid-19.

(DRM)