Share

Heboh! Dokter Ini Sebut Orang yang Belum Pernah Kena Covid-19 Tak Punya Teman

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 24 Maret 2022 19:12 WIB
$detail['images_title']
Dokter Korea sebut orang yang belum kena Covid-19 tak punya teman (Foto: Mothership)

PESAN dalam unggahan seorang dokter asal Korea di Facebook menjadi kontroversi. Dokter bernama Ma Sang-hyuk tersebut menuliskan, orang yang belum pernah terinfeksi Covid-19 atau virgin Covid-19 adalah orang yang tidak memiliki teman.  

Selain itu, Ma Sang-hyuk yang juga merupakan wakil presiden Korean Vaccine Society menyebut, orang-orang yang belum pernah terinfeksi Covid-19 selama pandemi memiliki masalah interpersonal, dikutip Mothership Singapura, Kamis (24/3/2022).

Covid-19

Berdasarkan laporan Korea Herald, Ma Sung Hyuk menuliskan pernyataan tersebut adalah sebagai metafora untuk menekankan penggambaran situasi di negaranya. Di Korea Selatan, tertular Covid-19 adalah kondisi yang tidak dapat dihindari, merujuk pada kondisi Korea Selatan saat ini yang sedang mengalami kelonjakan kasus positif.

Tulisan Ma Sung Hyuk diketahui diunggah pada saat angka kasus positif harian Covid-19 harian di Korea Selatan tercatat melebihi 400.000 kasus dalam sehari. Jumlah angka kematian akibat Covid-19 pun mencetak rekor tertinggi.

BACA JUGA : Terinspirasi Pandemi, Dokter Ini Ciptakan Baju Dokter Warna Warni

Dokter Ma sendiri merupakan salah satu ahli kesehatan di Korea Selatan yang menyuarakan bahwa pemerintah harus fokus pada pengobatan Covid-19, daripada hanya fokus pada aturan pengetatan protokol kesehatan daan jarak sosial, ketika tengah berjuang di tengah hanta,an gelombang Omicron yang sedang berlangsung.

BACA JUGA : Menkes Budi: Setiap Hari 17 Persen Dokter Tertular Covid-19

Unggahan asli Facebook yang dibuat Ma Sung Hyuk tersebut kemudian saat ini telah dihapus. Namun menjadi viral, karena sebelumnya tangkapan layarnya sudah beredar luas di jejaring dunia maya.

Terkait pernyataannya yang memicu kontroversi, dokter Ma mengklarifikasi bahwa unggahannya itu sebetulnya menjelaskan bagaimana tertular infeksi Covid-19 adalah sesuatu yang tidak dapat terhindarkan di era pandemi seperti sekarang.

(hel)