Share

Kenali 3 Faktor yang Membuat Kulit Bayi Sensitif

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 21 Maret 2022 10:32 WIB
$detail['images_title']
Bayi. (Foto: Shutterstock)

BEGITU sensitifnya kulit bayi kadang sampai membuat ibu stres saat bayinya mengalami kulit kering, iritasi hingga alergi. Apalagi kalau urusan sabun bayi, ibu-ibu masih takut memakaikan ke newborn karena khawatir iritasi.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di Archives of Dermatological Research pada 2017, setidaknya terdapat tiga hal yang membuat kulit bayi sensitif. Yakni bayi memiliki lapisan epidermis terluar (stratum korneum) yang lebih tipis, proses penyerapan dan penguapan air di kulit bayi yang lebih cepat dibandingkan dengan orang dewasa dan faktor pelembab alami dan produksi lipid kulit pada bayi lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa sehingga kulit bayi lebih mudah kehilangan kelembapan.

Spesialis Kulit dan Kelamin dr Arini Widodo, SpKK menjelaskan, pada saat bayi lahir, kulitnya itu beradaptasi dengan lingkungan baru. Apalagi kulit bayi ini masih sangat rentan terhadap berbagai faktor pemicu iritasi.

 BACA JUGA:Begini Tips Cegah Iritasi Kulit Bayi karena Pakai Popok

"Maka penting untuk memilih produk perawatan bayi dengan kandungan yang mampu memenuhi kebutuhan sekaligus melindungi barrier kulit bayi," ujarnya dalam keterangan Pure Baby “Yang Pertama, Yang Berharga”.

 bayi

Dia mengatakan, kini sudah banyak sabun bayi dengan formulasi bahan yang aman untuk kulit sensitif. Tahu enggak, salah satunya ada sabun yang mengandung kolostrum sapi.

Kolostrum merupakan air susu pertama yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia pada tahap akhir kehamilan atau beberapa hari setelah proses melahirkan. Kolostrum berwarna kekuningan dengan tekstur kental dan pekat, serta mengandung nutrisi yang lebih tinggi.

Sementara untuk ekstrak kolostrum sapi tentu memiliki banyak manfaat loh. Karena tinggi protein dan antibodi. Kolostrum juga mengandung karbohidrat, lemak, lactoferrin, faktor pertumbuhan, kaya akan vitamin (Vit A, Vit B6, Vit B12, Vit C, Vit D, Vit E dan Vit K) dan mineral (Kromium, Natrium, Magnesium, Kalsium, Tembaga, Besi dan Zinc).

"Kolostrum memiliki potensial manfaat yang masih bisa digali oleh karena itu terdapat berbagai riset yang menunjukan berbagai benefit kolostrum secara oral, dan beberapa riset menunjukan potensi benefit untuk kulit secara topikal,” tambah dia.

Dijelaskan lebih lanjut, dalam penelitian in vitro, kolostrum berpotensi dalam memperbaiki barrier (sawar) kulit, mengurangi penguapan air di kulit sehingga dapat berperan dalam menjaga kelembaban kulit. Kolostrum kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, termasuk kesehatan kulit.

“Banyak riset mengenai kolostrum pada kulit masih on-going untuk digali kembali potensi-potensi lainnya yang dapat bermanfaat untuk kulit.” tambah dr Arini.

1
2