Share

10 Penyebab Mengapa Hari Pertama Haid Terasa Sakit

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 15 Maret 2022 19:00 WIB
$detail['images_title']
10 penyebab mengapa hari pertama haid terasa sakit (Foto: Everydayhealth)

7. Kurang Waktu Tidur

10 penyebab mengapa hari pertama haid terasa sakit

(10 penyebab mengapa hari pertama haid terasa sakit?, Foto: Everydayhealth)

Memiliki waktu tidur yang cukup ternyata memiliki peran utama dalam proses menstruasi. Inilah mengapa kurang tidur dapat menjadi penyebab nyeri haid hari pertama.

Bahkan, kurang tidur dapat menyebabkan terjadinya perubahan hormon, yang membuat menstruasi tidak teratur. Pada beberapa kasus, wanita yang memasuki masa PMS dan kurang tidur akan menjadi lebih sensitif dan mudah terganggu

8. Heavy Flow

Heavy flow merupakan kondisi ketika wanita mengalami perdarahan lebih banyak dari biasanya. Masa yang menjadi penyebab nyeri haid hari pertama ini umumnya berlangsung selama 2-3 hari saja dan normal terjadi.

Hanya saja ketika penyebab nyeri haid hari pertama ini berlangsung lebih lama, yakni lebih dari 10 hari, mulai waspadai. Mengonsultasikannya kepada ahli seperti dokter kandungan dan bidan sangat direkomendasikan.

9. Stres

Penyebab nyeri haid hari pertama berikutnya masalah stres. Stres yang umum dialami wanita tidak hanya dapat membuat menstruasi terasa lebih sakit, tapi bisa membuat rasa nyeri ketika menstruasi menghilang.

Maka, penting untuk menjaga tingkat stres untuk tetap rendah. Melakukan olahraga dapat mengatasi stres, memicu pelepasan endorfin, dan mengubah persepsi rasa sakit seperti nyeri saat haid.

10. Nyeri Menstruasi Mempengaruhi Setengah dari Semua Wanita

Kram menstruasi yang tidak dapat dijelaskan oleh cacat struktural atau kondisi reproduksi, juga dikenal sebagai dismenore primer, terjadi di beberapa titik di hampir setengah dari semua wanita menstruasi.

Menurut Kongres Ahli Obstetri dan Ginekologi Amerika, kram ini disebabkan oleh peningkatan atau ketidakseimbangan kadar prostaglandin asam lemak mirip hormon yang merangsang rahim untuk berkontraksi selama periode tersebut.

Perubahan kadar prostaglandin dapat menyebabkan kontraksi rahim yang lebih intens dan sering, menekan pembuluh darah di dekatnya dan memotong oksigen ke rahim, sehingga menyebabkan kram yang menyakitkan dan ketidaknyamanan.

Jika Anda mengalami nyeri haid, berikut adalah beberapa perawatan di rumah yang perlu dipertimbangkan:

- Suplemen makanan: Beberapa temuan melaporkan bahwa suplemen makanan alami yang mengandung asam lemak omega-3 dan magnesium dapat mengurangi nyeri haid.

- Relaksasi: Meskipun stres emosional dapat meningkatkan nyeri haid, latihan meditasi dan relaksasi dapat mengurangi keparahannya.

- Olahraga: Aktivitas fisik, terutama yoga, dapat meredakan nyeri kram menstruasi.

- Panas: Coba gunakan bantal pemanas atau alas hangat yang dapat dipanaskan dengan microwave di perut Anda selama menstruasi. Beberapa orang menemukan pereda nyeri haid yang hebat dengan berendam di bak mandi air panas atau pancuran.

- Berhenti merokok dan hindari alkohol. Kedua zat tersebut telah ditemukan membuat kram menstruasi jauh lebih buruk.

(hel)