Share

Vaksinasi Lengkap dan Booster Kurangi Risiko Dirawat di RS dan Kematian

Kevi Laras, Jurnalis · Senin 14 Maret 2022 11:51 WIB
$detail['images_title']
Vaksinasi Covid-19 untuk kurangi risiko kematian (Foto: Siska)

PERBAIKAN kasus Covid-19 terlihat dengan angka -angka penurunan kasus positif hingga kematian. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan masih ada beberapa catatan yang perlu dikejar.

Dalam hal ini, Kemenkes ingin mengejar cakupan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dan vaksinasi booster untuk segera membentuk kekebalan kelompok masyarakat.

 Vaksinasi booster

"Untuk mencegah risiko terburuk dari infeksi Covid-19 faktor berikutnya yang harus dikejar dengan cepat adalah pemenuhan vaksinasi lengkap dan booster secara nasional. Apabila angka vaksinasi lengkap dan booster dengan cepat kita penuhi, persiapan menuju epidemi akan semakin cepat kita bisa lakukan,"ujar dr. Siti Nadia Tarmizi M.Epid, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dalam laman resmi Kemenkes, Senin (14/3/2022).

Berdasarkan data Kemenkes, vaksinasi lengkap dan booster sangat mampu mengurangi risiko dirawat dan kematian dibandingkan kepada orang tidak divaksinasi maupun vaksinasinya belum lengkap. Sebanyak 70% dari 8.230 pasien meninggal yang sudah diaudit Kemenkes belum menerima vaksinasi lengkap.

Namun, kondisi parah infeksi Covid-19 terjadi pada lansia dengan angka fatalitas mencapai 56%. Pasien komorbid juga menjadi korban meninggal dalam audit Kemenkes mencapai 51%.

"Apabila angka vaksinasi lengkap dan booster dengan cepat kita penuhi, persiapan menuju endemi akan semakin cepat kita bisa lakukan,” tambah dr. Nadia.

Kemenkes juga mencatat hingga kemarin (12/3), kasus Covid-19 di 30 provinsi sudah mengalami penurunan, tersisa 4 provinsi yang masih mencatatkan kenaikan kasus. Provinsi tersebut adalah Aceh, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.

 BACA JUGA:Vaksin Booster Baru 6,4%, Dokter Reisa Ingatkan Antibodi Tak Bisa Bertahan Selamanya

"Tren penurunan kasus harian dan kematian, serta naiknya angka kesembuhan secara konsisten terus terjadi di sebagian besar provinsi di Indonesia. Ini berita baik untuk penanganan pandemi Covid-19," katanya.

(DRM)