Share

Apa Itu Penyakit Lumpy Skin yang Serang Sapi dan Kerbau di Indonesia?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 07 Maret 2022 12:17 WIB
$detail['images_title']
Sapi sakit Lumpy Skin (Foto: Tienphongnews)

Tanda klinis lainnya yaitu badan ternak lemah, adanya leleran hidung dan mata, pembengkakan limfonodus subscapula dan prefemoralis, serta dapat terjadi oedema pada kaki.

Selain itu, LSD juga dapat menyebabkan abortus, penurunan produksi susu pada sapi perah, infertilitas dan demam berkepanjangan.

"Soal masa inkubasi, penyakit LSD berkisar antara 1-4 minggu. Walaupun mortalitas penyakit ini di bawah 10%, namun morbiditas yang sering dilaporkan adalah sekitar 45%," terang laporannya.

(hel)