Share

Anak Suka Pakai Earphone Saat Belajar Online, Yuk Kenali Bahayanya

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 11:49 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Sekolah Online. (Foto: Shutterstock)

MENINGKATNYA kasus positif Covid-19 telah membuat banyak sekolah kembali menerapkan belajar secara online (daring) bagi para siswanya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penularan di lingkungan sekolah.

Memang, belajar online nampaknya sudah menjadi lumrah di masa pandemi saat ini. Bukan hanya belajar di sekolah, tapi juga les keterampilan khusus banyak yang dilakukan via online.

Nah, biasanya ketika mengikuti pembelajaran online anak-anak akan memilih menggunakan earphone atau headphone agar bisa lebih fokus mendengarkan materi atau paparan guru. Namun perlu diketahui, ternyata dapat memicu masalah fatal bagi anak, jika orang tua tidak mengontrol tingkat volume.

Lantas masalah apa yang ditimbulkan ketika anak memakai earphone dengan volume keras? Menurut dokter kesehatan telinga hidung tenggorokan (THT), penggunaan earphone atau headphone bagi anak atau orang dewasa terlalu keras dapat memicu kerusakan atau gangguan pendengaran.

Terlebih situasi saat ini, membuat anak harus melakukan pembelajaran secara online sehingga perlu pengawasan orang tua. Dr. dr. Nyilo Purnami, Sp. THT KL(K), FICS, FISCM mengatakan bukan hanya tingkat volume yang perlu diperhatikan tetapi juga durasi penggunaan alat tersebut.

"Kita perhatikan itu adalah volumenya memakai earphone juga harus sesuai tergantung jenis earphone, besar volumenya dan durasi penggunaan berapa lama," ujar dr. Nyilo dalam Webinar Gangguan Pendengaran di Era Daring, Jumat (4/3/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Lebih lanjut dia mengatakan, paparan suara secara terus- menerus atau lama dapat mengakibatkan kelelahan sel pendengaran di rumah siput. Akibatnya, gangguan pendengaran pada anak bisa terjadi secara permanen. Dalam suara dr. Nyilo menjelaskan bahwa suara itu terdiri dari dua yaitu ada intensitas volume dan frekuensi atau settingan suara yang dihasilkan.

"Suara itu ada intensitas volumenya kalau terlalu keras perlu diperkecil, kalau frekuensinya terlalu nyaring atau tinggi itu perlu diubah. Cari yang alat tidak terlalu menimbulkan suara yang frekuensinya tinggi," jelasnya

Dia melanjutkan, gangguan pendengaran pada anak akibat suara atau volume terlalu keras menggunakan earphone malah merusak konsentrasi. Selain itu, anak akan sulit beradaptasi ketika tatap muka berlangsung di Sekolah. "Sehingga dalam jangka waktu lama dapat menggangu pendengaran. Jika tidak diantisipasi bisa saja setelah online dapat mengalami gangguan," katanya

1
2