Share

Hari Pendengaran Sedunia, Yuk Kenali Gangguan Kesehatan Telinga Selain Tuli

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 03 Maret 2022 21:16 WIB
$detail['images_title']
Ilustrasi Gangguan Pendengaran. (Foto: Shutterstock)

HARI Pendengaran Sedunia diperingati pada tanggal 3 Maret setiap tahunnya. Momentum ini dipakai untuk mengedukasi masyarakat soal gangguan telinga yang tidak boleh dianggap sepele.

Masalah telinga yang paling banyak diketahui orang adalah tuli. Padahal, pada kenyataannya masih banyak masalah gangguan pendengaran. Beberapa di antaranya bahkan bisa menyebabkan masalah serius jika dibiarkan.

Dilansir dari Better Health, berikut ini MNC Portal coba menjelaskan jenis-jenis gangguan pendengaran selain tuli. Apa saja?

Gangguan telinga

1. Otitis Eksterna

gangguan pendengaran yang pertama ini adalah infeksi atau peradangan pada saluran telinga antara gendang telinga dengan telinga luar. Masalah ini dapat dipicu oleh paparan air kotor atau kerusakan mekanis karena pembersihan telinga yang berlebihan.

2. Otitis media

Otitis media adalah infeksi yang terjadi pada telinga tengah. Masalah ini bersifat akut atau kronis dan kerap dialami anak-anak akibat pilek dan saluran Eustachius yang tersumbat.

3. Telinga lem

Masalah ini dalam dunia medis disebut otitis media serosa. Kasus terbanyak dialami anak-anak berusia antara enam bulan hingga 2 tahun. Pada beberapa kasus, masalah ini adalah 'lanjutan serius' dari gangguan telinga tengah yang ditandai dengan penumpukan cairan atau nanah di dalam telinga tengah.

4. Meringitis menular

Gangguan telinga ini adalah peradangan pada gendang telinga yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Gendang telinga merespons peradangan dengan membentuk lepuh kecil dan ini sangat menyakitkan.

5. Mastoiditis akut

Penyakit ini adalah infekjsi tulang telinga yang disebabkan oleh otitis media akut sebelumnya. Gejala sederhana yang bisa dikenali adalah area telinga memerah dan bengkak di atas tulang telinga.

6. Herpes zoster telinga

Masalah infeksi saraf pendengaran ini disebabkan oleh virus herpes zoster. Gejala penyakitnya adalah sakit telinga, vertigo, dan lecet kecil di telinga luar dan saluran telinga. Pada beberapa kasus gejala muncul juga di wajah dan leher.

1
2