Share

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca-Long Weekend, Kemenkes Siapkan Fasyankes hingga Obat

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 03 Maret 2022 15:15 WIB
$detail['images_title']
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi. (Foto: Dok Okezone)

LONG weekend atau libur panjang dapat memicu terjadinya lonjakan kasus covid-19. Melihat hal ini, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi M.Epid mengungkapkan pemerintah telah melakukan berbagai antisipasi.

Hal ini mengingat saat hari libur panjang ada kecenderungan peningkatan interaksi dan mobilitas masyarakat, terutama yang ingin bepergian ke luar daerah. Menurut dia, libur panjang pada akhir Februari dan awal Maret 2022 berpotensi memicu lonjakan kasus covid-19.

Baca juga: Omicron vs Delta, Ini Organ Tubuh yang Diserang serta Gejalanya 

"Penyediaan ruang perawatan covid-19 di rumah sakit, obat-obatan dan oksigen medis, meningkatkan kualitas layanan kesehatan di fasyankes, serta mempercepat vaksinasi dosis lengkap dan booster bagi masyarakat berusia di atas 18 tahun," papar dr Siti Nadia dalam laman resmi Kemenkes, Kamis (3/3/2022).

Selain itu, Kemenkes akan meningkatkan testing dan tracing yang dilanjutkan dengan treatmen. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan agar tidak meluasnya persebaran covid-19.

Baca juga: Efektivitas Menurun, Vaksin Pfizer Kurang Efektif Lindungi Anak dari Omicron 

Mengingat varian omicron jauh lebih mudah dan cepat menyebar dibandingkan varian sebelumnya. Dia mengimbau agar masyarakat yang selesai long weekend dapat melakukan isolasi mandiri (isoman), bila ada gejala dan kontak erat dengan orang yang positif covid-19.

"Ini upaya untuk memutus mata rantai penularan, karena omicron kan menular dengan sangat cepat, kalau kita tidak lakukan deteksi dini kasus akan terus melonjak," jelasnya.

Sehubungan dengan ini, dia juga menegaskan bahwa kondisi di beberapa provinsi telah terjadi penurunan tren kasus covid-19. Terdapat 14 provinsi konsisten mengalami penurunan.

Baca juga: Simak! Ini Sejarah Hari Pendengaran Sedunia yang Diperingati Setiap 3 Maret 

Baca juga: Waspada Kanker Rahim, Ini Cara Termudah Mencegahnya 

Dokter Siti Nadia memerinci ke-14 provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, dan Papua Barat.

Sementara untuk jumlah keterisian tempat tidur, sampai akhir Februari, ke-14 provinsi mencatatkan tingkat keterisian RS covid-19 (BOR) baik di Jawa-Bali maupun luar Jawa-Bali rata-rata masih 30 persen. Meski begitu, masih ada beberapa daerah yang mengalami peningkatan kasus.

1
2