Share

3 Tanda Awal Obesitas Anak, Orangtua Wajib Tahu!

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 02 Maret 2022 14:03 WIB
$detail['images_title']
Anak mengalami obesitas (Foto: istock)

OBESITAS tidak hanya pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Sebagian orang mungkin menganggap kondisi tubuh anak yang gemuk, terlihat lebih lucu dan menggemaskan.

Padahal obesitas memicu terjadinya penyakit berbahaya seperti diabetes mellitus, ginjal, hingga penyakit jantung.

 anak obesitas

Maka dari itu, sebelum bertambah parah dan berkelanjutan. Orang tua harus mewaspadai warning signs atau tanda-tanda awal obesitas pada anak. Disampaikan Dr. Winra Pratita, M.Ked (Ped), SpaA (K)m UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI, secara gejala ada tiga sinyal awal obesitas anak yang harus diperhatikan oleh para orang tua.

“Contoh warning signs, misal anak itu kalau tidur ngorok. Nah itu jangan-jangan sudah terjadi obstructive sleep apnea syndrome (OSAS),” ujar Dr. Winra, saat siaran langsung temu media Kemenkes RI, “Ayo Bersatu, Kita Cegah dan Obati Obesitas”, Rabu (2/3/2022).

Gejala awal lainnya yakni anak merasakan nyeri perut, dan ada tanda bercak hitam di area leher belakang yang ternyata bisa jadi adalah tanda adanya resistensi insulin.

“Mungkin anak mengalami nyeri perut di kuadran atas, jangan-jangan bisa sudah terjadi hepatomegali atau mungkin malah batu empedu. Belakang lehernya terjadi acanthosis nigricans, ini harus kita periksa lebih jauh, biasanya kita curiga ada ada resistensi insulin atau sudah terjadi diabetes melitus tipe 2 pada anak,” tambah Dr. Winra.

Selain tiga tanda awal di atas, dari paparan Dr. Winra, secara keseluruhan gejala klinis obesitas pada anak memang bisa terjadi dari mulai kepala bahkan hingga alat reproduksi, berikut uraian singkatnya.

Kepala: Wajah membulat, pipi tembam, dagu rangkap alias berlipat.

Tenggorokan: Ada hipertoli tonsil.

Leher: Leher tampak pendek dan ada canthosis nigricans. (bercak kehitaman di area belaang leher).

Dada: Dada yang membusung dengan payudara membesar, suara pernapasan wheezing.

Perut: Perut membuncit disertai dinding perut yang berlipat-lipat, hepatomegaly.

Ekstremitas: Tungkai kaki berbentuk X akibat kenaikan berat badan berlebihan dalam wkatu yang singkat dan gerakan panggul yang terbatas.

Alat kelamin: Pada anak laki-laki ukuran penis tampak kecil.

(DRM)